TAPTENG NEWS – JAM 9.00 WIB
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Kesehatan melakukan survei akreditasi puskesmas. Survei akreditasi ini menghadirkan Tim Surveyor Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan dilaksanakan di 3 Puskesmas, meliputi Puskesmas Andam Dewi di Kecamatan Andam Dewi, Puskesmas Barus di Kecamatan Barus, dan Puskesmas Siantar Ca di Kecamatan Sosorgadong.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Nursyam di Ruang Kerjanya di Dinas Kesehatan, Jumat (20/09).
Kadis Kesehatan Tapteng mengatakan akreditasi puskesmas ini tujuannya untuk meningkatkan mutu atau kualitas pelayanan puskesmas kepada masyarakat. Akreditasi ini sebagai bentuk pengakuan Kementerian Kesehatan terhadap puskesmas yang sudah memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, baik dari sisi administrasi manajemen, upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM).
“Sebagaimana 4 Puskesmas sebelumnya, yaitu Puskesmas Sipea-pea, Gontingmahe, Aek Raisan, dan Lumut maka saat ini kita juga telah melaksanakan survei akreditasi puskesmas di 3 kecamatan, yaitu Puskesmas Andam Dewi, Barus, dan Siantar Ca. Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani menginstruksikan Dinas Kesehatan agar dapat memfasilitasi akreditasi seluruh puskesmas yang ada di Tapteng sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan puskesmas kepada masyarakat semakin baik dan profesional. Selain itu, Bupati berharap pelayanan kesehatan itu mencakup seluruh warga Tapteng dengan kualitas yang tentunya baik,” jelas Nursyam.
Kadis Kesehatan Tapteng juga menyebutkan pada tahun 2020 diusulkan 2 Puskesmas lagi untuk diakreditasi, yaitu Puskesmas Sijungkang dan Puskesmas Kedai Tigo.
“Mudah – mudahan pada tahun 2020, seluruh puskesmas yang ada di Tapanuli Tengah sudah terakreditasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpianur mengatakan bahwa ia ditugaskan oleh Kadis Kesehatan bersama Kepala Puskesmas (Kapus) Andam Dewi Musnimar Simamora, S.Kep untuk mendampingi Tim Surveyor Akreditasi FKTP Kemenkes di Puskesmas Andam Dewi, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Ernita Naibaho, S.Gizi dan Kapus Barus Syahriati Sihotang mendampingi Tim Surveyor Akreditasi di Puskesmas Barus, serta Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Halimah N. Sormin, S.K.M dan Kapus Siantar Ca Canggima Simbolon, S.K.M mendampingi Tim Surveyor Akreditasi di Puskesmas Siantar Ca.
“Dalam setiap kesempatan, kami selalu ingatkan sesuai dengan petunjuk Bupati Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, apabila ada pasien yang berobat maka dilayani dengan baik. Jangan tanyakan BPJS atau administrasi lainnya duluan. Kalau sudah ditangani baru ditanyakan BPJS,” tutur Winda Darpianur.
Winda Darpianur juga menjelaskan dukungan Dinas Kesehatan Tapteng telah dimulai sejak penggalangan komitmen internal dan eksternal puskesmas, kegiatan workshop audit dan manajemen mutu keselamatan pasien, proses pendampingan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat pra survei, hingga kegiatan survei akreditasi di puskesmas oleh Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes.
“Pelaksanaan survei akreditasi di Puskesmas Andam Dewi, Barus, dan Siantar Ca berlangsung 3 hari sejak 16 hingga 18 September 2019. Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes sebanyak 9 orang, 3 orang ke Puskesmas Andam Dewi yaitu dr. Lily Sri Wahyuni Sulistyowati, MM (UKM), dr. Efrida Aziz, M.Sc (UKP), dan dr. Jansen Perangin-angin, MM (Admen). Tim Surveyor ke Puskesmas Barus yaitu dr. Azwar Djauhari, MSc (UKM), dr. Lia Imelda Siregar, M.Kes (UKP), dan Dwi Candra Sakti, S.K.M (Admen). Adapun Tim Surveyor ke Puskesmas Siantar Ca yaitu Safwan, SKM, M.Kes (UKM), dr. Asep Hendra Hendriana, MM (UKP), dan dr. Binar Simangunsong (Admen),” ujarnya.
Winda Darpianur menyebutkan pesan Kadis Kesehatan Tapteng agar Puskesmas benar-benar memiliki komitmen yang tinggi bersama-sama mewujudkan akreditasi dan melayani masyarakat sepenuh hati. Ia juga berharap penilaian Akreditasi Puskesmas ini mendapatkan hasil yang terbaik.
Selama 3 hari pelaksanaan survei akreditasi ini, lintas sektor di masing-masing puskesmas juga memberikan kontribusi dalam mendukung pelaksanaannya, yaitu Camat Barus Mulyadi Malau, MAP, Camat Andam Dewi Dermsi Limbong, S.Pd, Camat Sosorgadong Harapan Malau, S.Pd, dan Forkopimka di 3 wilayah kecamatan itu. (ben)










