TAPTENG NEWS – JAM 9.20 WIB
Untuk mencegah terjadinya banjir karena curah hujan yang cukup deras di kawasan Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam satu bulan terakhir, Pemerintah Desa Sorkam Kanan melalui dana desa T.A.2019 melakukan normalisasi sungai.
Kepala Desa Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat (Tapteng) Aidan Hutagalung ketika ditemui Rabu (23/10) mengatakan, normalisasi sungai dilakukan untuk memperlancar arus air sungai mati pasir lawe Desa Sorkam Kanan tepatnya dipinggiran area persawahan warga.
Normalisasi tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir akibat tingginya curah hujan.
“Kita melakukan normalisasi disungai mati tersebut dengan maksud tujuan untuk mencegah terjadinya banjir sampai meluap kepersawahan warga,” katanya
Kemudian kata Aidan, bahwa pencegahan yang dilakukan untuk memperlancar arus sungai ke fungsi awalnya. Dan Normalisasi ini dilakukan saat kondisi sungai sudah terlalu dangkal sehingga membutuhkan pengerukan
Maka dari itu Panjangnya sungai mati pasir lawe yang dinormalisasi tersebut mencapai panjang 800 meter dengan rata – rata lebar sungai mencapai lima meter, dan untuk pengerjaannya harus menurunkan satu alat berat agar sungai dinormalisasi, “Nah tindakan inilah yang merupakan langkah untuk pencegahan banjir,” ucap Aidan
Sementara itu, salah seorang warga Amin Matondang mengatakan bahwa normalisasi yang dilakukan pemerintah saat ini sudah sangat tepat. Selama ini kedalaman sungai mati tersebut memang sudah sangat dangkal, jadi sehingga air berpotensi meluap sampai membanjiri persawahan kami
Oleh sebab itu dengan adanya dana desa kami selaku warga khususnya petani sangat berterimakasih kepada Pemerintah Desa Sorkam kanan yang telah mengalokasikan dana tersebut untuk melaksanakan normalisasi,” pungkasnya. (zul)






