APH Diminta Usut Proyek di Kawasan Wisata PAJUS

oleh -293 views
Ketua Tim Investigas LSM VOSY Poltak Parluhutan Silaban dan Fernandes Hutabarat

SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) VOSY Sibolga dan Tapteng meminta pihak aparat penegak hukum (APH) untuk memeriksa dan mengusut sejumlah proyek Tahun 2018 yang ada di kawasan wisata Pantai Ujung Sibolga (Pajus) yang terletak di Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, kota Sibolga

Hal itu langsung disampaikan Ketua Tim Investigas LSM VOSY Poltak Parluhutan Silaban dan Fernandes Hutabarat kepada News24jam.com, Kamis (14/11)

Disampaikannya, bahwa sejumlah proyek yang ada di kawasan wisata Pajus seperti tempat pusat jajanan modern yang dibanguna pada Tahun 2016, Pajat Tebing, Wahana permainan anak – anak, Pos Penjaga Pantai, Tempat Lapangan Parkir, Gajebo, Pengadaan Lampu Taman dan Pos Keamanan.

“Kami menduga semua proyek tersebut bermasalah, dan terbukti dengan banyaknya kejanggalan yang terlihat. Dimana baru 2 tahun diresmikan rangka atap baja sarana dan prasarana pusat jajanan modern ini sudah mengalami krosi atau berkarat,” katanya

Lanjutnya, banyaknya fasilitas didalam gudung yang sudah rusak dan tidak dapat dipergunakan. Begitu juga dengan wahana tempat bermain  anak yang sudah dibongkar, atap gajebo yang sudah terbuka, sarana panjat tebing yang penuh semak belukar, berlumut dan penuh sampah dan kami duga sama sekali sarana panjat tebig tersebut belum pernah dipergunakan

“Begitu juga dengan lampu taman yang acap kali hilang dan rusak, maka dari itu kami menduga bahwa pekerjaan yang ada di kawasan wisata Pajus sarat KKN dan pekerjaannya tidak sesuai dan asal jadi,” ujarnya

Sambungnya, maka itu kami minta aparat penegak hukum agar segera bertindak melakukan pengusutan terhadap sejumlah pekerjaan yang ada di kawasan wisata Pajus. Panggil PKK yang menangani pekerjaan tersebut. Bila perlu seret dan penjarakan

“Agar ada efek jera bagi para pekerja yang lainnya, karena ini sudah sangat merugikan Pemko Sibolga dan salah satu pemborosan anggaran. Karena tidak sesuai dengan harapan yang akan meningkatkan PAD kota Sibolga,” pungkasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *