SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB
Tim Investigasi LSM VOSY Sibolga dan Tapteng menemukan beberapa dugaan kebocoran anggaran yang terjadi di Kantor Dinas Kominfo Kota Sibolga yang menelan biaya sampai Millyaran rupiah pada tahun 2018
“Setelah melakukan investigasi dilapangan, kami menduga anggaran belanja yang ada Dinas Kominfo Kota Sibolga pada Tahun Angaran 2018 sepertinya di mark up oleh oknum – oknum tertentu untuk memperkaya diri,” kata Fernandes Hutabarat kepada Tapanuli News 24 Jam, Minggu (15/12)
Dijelaskannya adapun anggaran yang kami duga di Mark Up adalah Program Kerjasama Informasi dan Media Massa yang dananya sebesar Rp. 2.205.144.000, Penyebarluasan Informasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah sebesar Rp. 1.076.000.000, Pembuatan Majalah Pemerintah kota Sibolga sebesar Rp. 127.700.000, Pencetakan dan Pencetakan Kelender kota Sibolga sebesar Rp. 143.000.000, Pelayanan Dokumentasi Bagi Masyarakat Yang Membutuhkan Informasi sebesar Rp. 226.540.000, Fasilitas peningkatan SDM bidang komunikasi dan Informasi melalui kunjungan kerja sebesar Rp. 117.470.000 dan Operasional Peliputan Kegiatan Pemerintah Daerah sebesar Rp. 252.070.000
“Kami mempertanyakan Program Kerjasama Informasi dan Media Massa, bekerjasama dengan pihak Media massa mana sajakah Dinas Kominfo Sibolga, sebab kita ketahui bersama dalam mencari info tentang kegiatan pemko sibolga kebanyakan hanya di media sosial saja. Mampukah Diskominfo membuka secara gamblang ke publik tentang jumlah eksemplar pembuatan majalah dan pembuatan kalender pada tahun 2018 dan sesuaikah yang dianggarkan dengan yang dicetak,” sebutnya
Disamping itu lanjut Fernandes, masih banyaknya masyarakat yang bingung dalam pelayanan yang diberikan pemerintah, ternyata Diskominfo memiliki program pelayanan dokumentasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi yang di tampung APBD tahun 2018
“Harusnya dengan adanya keterbukaan informasi dalam bidang pelayanan, Pasutri Pemulung yang hidup tanpa BPJS di Parombunan sudah tidak kita temukan di kota Sibolga tercinta ini
Padahal Diskominfo menikmati kegiatan yang menunjang mereka agar bekerja jauh lebih baik dalam menjalankan tugas
Dimana kami temukan, bahwa tahun 2018 Diskominfo menampung anggaran untuk Operasional peliputan kegiatan. Dimana banyak teman yang meliput kegiatan di Pemko Sibolga, namun yang mendapatkan biaya operasional hanya segelintir saja.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kominfo Kota Sibolga Hermanto Harahap belum dapat dikonfirmasi. (hen)
Tidak ada komentar