Ini Wajah Pegawai Lapas Barus Penganiaya Pacarnya

Daerah, Tapanuli Tengah1494 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 10.20 WIB

Ini pelaku yang menganiaya pacarnya hingga masuk ke rumah sakit, wajahnya begitu pucat saat sampai ke RSUD Pandan ketika mengantarkan korban yang tidak lain pacarnya sendiri.

Pada malam itu pelaku benar jentel telah mengakui perbuatannya tersebut, selain bertanggung jawab membawa korban ke Puskesmas hingga sampai ke rumah Sakit RSUD pandan, pada Selasa (07/01) malam.

Ketika permasalahan semakin hangat, pelaku yang sebagai pacar korban akhirnya mau berdamai secara kekeluargaan, itu dikatakan pelaku dihadapan LSM, Wartawan dan di depan Kepala Rutan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Menanggapi hal tersebut, tidak lama sejumlah LSM, Wartawan dan Kepala Rutan Barus meninggalkan rumah sakit RSUD pandan, menungggu keluarga korban dari Pekan Baru Riau tersebut datang.

Sebelumnya, Pegawai lapas cabang rutan barus tega menganiaya kekasihnya hingga sampai masuk ke RSUD Pandan, Selasa (07/01) sekira jam 22.00 WIB.

Informasi dihimpun, korban bernama Jani boru Limbong (23) diketahui warga pekan baru, sedangkan nama pelaku Jupri Situmeang warga Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Porovinsi Sumatera Utara.

Informasinya, kekasihnya datang dari luar kota (pekan baru – red) untuk menemui pacarnya dalam merayakan bertahun baru bersama.

Sementara dalam kejadian tersebut pelaku yang merupakan pacarnya sendiri mengakui perbuatannya.

Kepada wartawan News24jam.com dalam pengakuan pelaku, kayaknya banyak kejanggalan untuk membela diri sendiri.

“Ia emosi saya tadi pagi, dihalang-halangi nya saya berkerja saya tarik lehernya sampai terbentur kedinding,” kata pelaku.

Selain itu, pelaku juga mengakui telah mencekik pacarnya karena sudah kesal ditambah emosi.

Sebelumnya pelaku sudah membawa korban berobat ke puskesmas yang ada di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, sekira jam 10.00 WIB pagi. Namun karena kondisi korban tidak stabil korban terpaksa dibawa ke RSUD pandan, untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Sempat saya bawa dia ke puskesmas barus, tadi pagi,” sebutnya.

Disisi lain sebagai Kepala Rutan Cabang Barus Budi mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui pasti kejadian terhadap anggota sampai menganiaya pacarnya sendiri sampai masuk rumah sakit.

“Ia sebenarnya ini tidak ada menyangkut instansi, ini permasalahan antara dua hati. Jadi kita sabar kita lihat responnya,” kata Budi Kepala Rutan Barus.

Budi juga menuturkan karena sebagai atasannya berhak melihat dan mengetahui permasalahan terhadap anggotanya.

Pantauan dilokasi, korban terlihat masih terbaring kaku di ruang UGD gedung RSUD pandan. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *