Dari Hasil Lab Balai Veteriner Medan, Kota Sibolga Belum Terjangkit Virus Hog Cholera Babi

oleh -94 views
Kabid Pertanian dan Perternakan Kota Sibolga Linda Aritonang

SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB

Terkait adanya kemarin isu virus Hog Cholera bangkai babi yang dibuang kelaut serta dibuang kesungai dan babi yang mati ditemukan dikota Sibolga, Dinas Perikanan Ketahan Pangan dan Pertanian (DPKPP) Sibolga melalui Kabid Pertanian dan Perternakan Kota Sibolga Linda Aritonang mengatakan bahwa berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Medan Sumatera Utara hasilnya semua negatif.

“Bersadarkan dari hasil laboratorium Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Balai Veteriner Medan Provinsi Sumut yang kemarin kami kirim sampel darah babi menyatakan hasilnya dikota Sibolga Negatif,” ujarnya saat dikonfirmasi Tapanuli News 24 Jam diruang kerjanya, Senin (20/01).

Linda juga menyebut bahwa secara lisan dari hasil uji tes labor sampel darah babi yang pihaknya kirim ke Provinsi Sumatera Utara, dikota Sibolga boleh dikatakan tidak ada atau belum terjangkit virus Hog Cholera.

“Kami juga terus menghimbau kepada peternak babi selalu menjaga kebersihan atau sanitasi lingkungan kandang dan kesehatan ternak,  dan kalaupun ada babi mati yang mendadak jangan langsung dibuang kesungai atau dilaut, kalau bisa dikubur atau dibakar,” ucapnya.

Tambahnya, terkait virus Hog Cholera babi ini pihanyaknya di tahun 2020 juga akan membentuk tim penanggulan penyakit ternak babi dikota Sibolga guna untuk mengantisipasi kedepannya.

“Dalam waktu dekat kita akan membentuk tim penanggulangan penyakit ternak babi ini dikota Sibolga, dan langkah – langkah ini masih dalam proses pengajuan ke Walikota Sibolga,” ungkapnya. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *