Konservasi Penyu Pantai Binasi Balikkan 135 Ekor Tukik Ke Habitatnya

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jan 2020 10:54 0 news24jam
TAPTENG NEWS – JAM 16.30 WIB
Konservasi Penyu pantai Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melepas liarkan sebanyak 135 ekor anak Penyu atau Tukik kelautan bebas dipantai Binasi. Hal itu guna menjaga kelestarian habitat Penyu yang populasinya kini mulai langka.
Sebelum dilepas liarkan kehabitatnya, Tukik tersebut terlebih dahulu dikarantina selama satu minggu dipenangkaran, menunggu cangkangnya agak keras sehingga mampu bertahan hidup dilautan bebas.
“Tukik tersebut masih sangat rentan terhadap hewan pemangsa seperti, Kepiting, Elang, Hiu, Burung Laut dan Gurita, sehingga dari sebanyak 135 ekor yang dilepas liarkan itu belum tentu ada 10% mampu bertahan hidup hingga dewasa” ujar Ketua Konservasi Penyu pantai Binasi Tapteng Budi Sikumbang kepada wartawan, Senin (27/01).
Pantai Binasi selain dikenal sebagai lokasi wisata juga merupakan kawasan konservasi Penyu sebab kawasan pantai tersebut dari dulu merupakan tempat favorit bagi kawanan Penyu untuk bertelur  dan ada 4 jenis spesis Penyu yang sering mendarat dipantai Binasi untuk bertelur yakni Penyu Hijau, Penyu Sisik, Penyu Tempayan dan Penyu Lekang.
“Jika sudah musimnya bertelur, Penyu betina mendarat disepanjang pantai Binasi hingga Pasar Sorkam lalu meninggalkan telur disarangnya, telur Penyu itu selanjutnya kami pindahkan kepenangkaran untuk menghindari pencurian baik dari binatang buas maupun manusia,  dan saat ini masih ada ratusan butir lagi telur Penyu dipenangkaran yang belum menetas” sebut Budi.
Meski Penyu merupakan satwa yang dilindungi oleh udang undang, namun pemburuan terhadap satwa langka tersebut masih saja terjadi baik untuk dikonsumsi dangingnya maupun untuk diperdagangkan.
“Sangat disayangkan karena masih saja terjadi pemburuan terhadap Penyu padahal populasinya sudah mulai langka dan dilindungi undang-undang” tegas Budi. (ful)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA