Nelayan Sibolga Enggan Melaut, Hujan Badai Gelombang Laut Capai 3 Meter

waktu baca 1 menit
Selasa, 11 Feb 2020 08:54 2 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB

Cuaca buruk melanda perairan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sejak beberapa hari terakhir. Hujan badai dan arus laut kencang disertai gelombang tinggi mencapai 3 meter membuat banyak nelayan tradisional Sibolga dan Tapteng, enggan melaut.

Arwan Swandy Hutagalung salah seorang nelayan Bagan Pancang (Apung) Kota Sibolga mengatakan, kondisi itu berlangsung sejak, Jumat malam (7/2).

“Kondisi cuaca buruk tersebut terjadi di kawasan Perairan Pulau Mursala sejak kemarin malam. Jangankan nelayan tradisional, kapal pukat tongkol dan cincin juga menepi berlindung di Pulau Mursala dampak cuaca buruk tersebut,” kata Arwan Swandy Hutagalung, di Sibolga, Sabtu (8/2).

“Apalagi kita sebagai nelayan pancang ini, gak berani lah melakukan aktivitas di tengah laut karena kondisi cuacanya begitu. Lebih baikuntuk sementara kita menepi menunggu cuaca membaik,” ujarnya.

Kendati demikian lanjut Arwan, dia yakin bahwa belum mempengaruhi harga ikan di Kota Sibolga.

BMKG sendiri melansir, Sabtu siang, bahwa potensi gelombang di kawasan perairan Kepulauan Nias dan Kota Sibolga bisa mencapai ketinggian 2,5 meter. (ben)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA