Polres Pantau Sejumlah Swalayan di Sibolga

oleh -1.207 views
Personil Polres Sibolga melalui Sat Intelkam Unit IV KAM melakukan Lidik, deteksi dan koordinasi ke beberapa pusat pemasaran dan swalayan yang ada di Wilayah Hukum Polres Sibolga

SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB

Personil Polres Sibolga melalui Sat Intelkam Unit IV KAM melakukan Lidik, deteksi dan koordinasi ke beberapa pusat pemasaran dan swalayan yang ada di Wilayah Hukum Polres Sibolga, terkait tentang apakah ada kepanikan warga masyarakat melakukan pembelian stok bahan makanan (punic buying) Implikasi dari pengumuman pemerintah bahwa telah terjangkit Virus Corona 2 (dua) orang WNI asal Depok. Selasa (03/03) sekira jam 10.00 Wib

Adapun swalayan yang dikunjungi adalah, Aido Plaza, Swalayan Nauli Supermarket, Beta Mart Supermarket, dan beberapa minimarket seperti Indomart, Alfamart dan Alfamidi

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga IPTU Sormin dalam keterangan tertulisnya mengatakan pelaksanaan lidik, deteksi dan koordinasi Sat Intelkam Unit IV KAM ke Supermaket dan Minimarket di wilayah Hukum Polres Sibolga terkait kepanikan warga masyarakat melakukan pembelian stok bahan makanan (punic buying) Implikasi dari pengumuman pemerintah bahwa telah terjangkit Virus Corona 2 (dua) orang WNI Di Depok.

Baca Juga :  Selama Tahun 2019, Satlantas Polres Tangani 24 Kasus Lakalantas

Sat Intelkam Polres Sibolga tetap melakukan Koordinasi dengan Supermarket dan minimarket di Wilayah Kota Sibolga.

“Bahwa sampai saat ini masyarakat kota Sibolga tetap tenang dan tidak ada masyarakat kota Sibolga melakukan pembelian stok bahan makanan (punic buying) Implikasi, akan tetapi  masyarakat kota Sibolga tetap antusias membeli alat kesehatan jenis masker di Apotek yang ada di wilayah Kota Sibolga. Namun stok masker jenis kesehatan saat ini sudah tidak ada dan pasokan stok masker dari sales Medan belum datang.

Baca Juga :  Ganja 2 Bal Dalam Ransel, Buruh Bangunan Ditangkap Dalam Angkot

Dijelaskannya, sampai saat ini belum adanya ditemukan Swalayan atau supermarket maupun Toko  yang kebahabisan stok Pangan di kota Sibolga.

“Dari pantauan dibeberapa pusat – pusat perbelanjaan tersebut belum termonitor adanya masyarakat kota Sibolga melakukan pembelian bahan – bahan makanan khususnya beras, mie instan, minyak, roti, rempah – rempah dalam jumlah yang besar (punic buying),” sebutnya

Dilaporkan juga, bahwa terkait dengan penyebaran virus corona yang sudah masuk ke Indonesia, dilakukan monitor dan wawancara dengan karyawan dibeberapa Plaza dan pusat-pusat perbelanjaan/Supermarket dan Minimarket) tetang stok bahan bahan pangan masyarakat  di kota Sibolga. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *