TAPTENG NEWS – JAM 09.00 WIB
Berlimo-limo merupakan salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi itu sering dilakukan di kawasan Pesisir Pantai Barat, Tapanuli Tengah khususnya wilayah Sorkam dan sekitarnya
Di sungai Aek Sibondong tepatnya kawasan Pasir Lawe yang merupakan salah satu primadona di daerah tersebut setiap tahunnya menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan tradisi mandi limau.
Untuk mengantisifasi dampak virus corona (Covid-19), Kapolsek Sorkam IPTU Sumarno didampingi Babinsa, Danposmat AL dan Sekcam Kecamatan Sorkam menyampaikan untuk tahun ini menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi mandi limau tersebut tidak lagi dapat dilakukan.
“Hal itu sesuai dengan himbauan Bupati Tapanuli Tengah yang melarang masyarakat untuk tidak menjalankan tradisi balimau – limau yang dapat menimbulkan keramaian,” ucapnya, Kamis (23/04)
Dikatakannya, jika pandemi Covid – 19 yang mewabah saat ini belum tuntas hingga bulan Ramadhan. Ada baiknya mandi limau dilakukan di rumah masing – masing, tidak perlu pergi ke sungai yang menimbulkan keramaian
“Maka dalam hal ini kita himbau kepada masyarakat, agar tidak melaksanakan kegiatan berlimo-limo. Apabila masih ada yang melakukan momen tersebut, maka kita tidak akan segan – segan untuk membubarkannya,” pungkasnya. (zul)












