Tak Lagi Terima Sembako Penerima PKH, E- Warung Dan BLT

Daerah, Tapanuli Tengah1007 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 11.00 WIB

Kadis Sosial Tapanuli Tengah Parulian Panggabean mengatakan, bagi peserta Program Keluarga Harapan (PKH), E-Warung dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak lagi mendapatkan bantuan sembako dari Pemkab Tapteng.

“Mereka kan sudah mendapatkan bantuan itu dari pusat, itu dana nya langsung masuk ke rekening secara otomatis. Jadi bantuan sembako itu akan dibagikan diluar penerima PKH, E-warung dan BLT pastinya,” kata Parulian, Jumat (1/5).

Mengenai kenapa pembagian sembako berbentuk intermi bukan Indomie? Parulian menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah koordinasi dengan penyedia barang dari Jakarta,  namun pabrik yang ada di Jakarta tidak mengeluarkan mengingat adanya PSBB disana.

“Jadi pabrik yang ada di Jakarta tidak siap melayani kita dalam waktu satu Minggu. Dan pihak penyedia barang melakukan konfirmasi kembali ke pabrik yang ada di Medan, Indomie dan Supermie stok tidak ada. Itupun yang ada cuma Intermie. Nah mereka sanggup sediakan itu sebanyak 42.948 dalam waktu 1 Minggu,” sebutnya.

Menurut Parulian, yang seharusnya Indomie atau supermie, bagi dia tidak ada masalah kenapa? Karena sisa dana masih ada dan itu digantikan dengan minyak makan.

“Pembagian sembako beras 5 Kg,  gula 1 Kg,  minyak makan 1 Kg dan mie instan 1 kotak, itu disalurkan ke masyarakat terdampak covid-19. Bantuan ini dari Pemkab Tapanuli Tengah sudah sebanyak 4,9 miliar,” tandas Parulian.

Pemkab Tapanuli Tengah sampai saat ini sudah sebanyak 24.000 paket tersalurkan di 10 Kecamatan. Penyerahan langsung ke desa dan Kelurahan masing-masing dengan jumlah yang sudah ditentukan.

“Untuk di 20 Kecamatan lagi dalam tempo 4 hari mudah-mudahan bisa segera secepatnya disalurkan,” timpal Kadis Sosial Tapteng. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *