Bupati Tapteng Diminta Copot Lurah Sosor Gadong, Ada Apa?

oleh -832 views
Warga Kelurahan Sosor Gadong saat melakukan aksi di depan kantor Camat Sosor Gadong

TAPTENG NEWS – JAM 14.00 WIB

Ratusan warga Kelurahan Sosorgadong, menggelar aksi demo di depan Kantor Camat Sosor Gadong menuntut agar Lurah Sosor Gadong RS dicopot dari jabatannya

Warga yang tergabung dalam masyarakat adalah tokoh masyarakat, tokoh pemuda sekaligus membawa spanduk yang bertuliskan Bupati Tapteng diminta copot Lurah Kelurahan Sosor Gadong

“Kami meminta Bupati Tapanuli Tengah Bahktiar Ahmad Sibarani agar segera mencopot RS selaku Lurah Sosor Gadong. Pasalnya, Lurah tersebut tidak layak lagi menjadi pemimpin masyarakat di Kelurahan Sosor Gadong, karena kami tidak percaya lagi terhadap beliau yang selalu melakukan sifat arogan serta tidak transparan terhadap masyarakat,” ucap Elpina Simatupang saat berorasi didepan Kantor Camat Sosor Gadong, pada Rabu (20/05)

Dikatakannya, kami melakukan aksi ini hanya untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati Tapteng melalui Camat Sosor Gadong agar Lurah tersebut segera dicopot

Baca Juga :  Pemkab Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Ranwal RKPD Tapteng 2021

Kemudian kata Elpina, tuntutan yang kami lakukan ini sangat beralasan serta memiliki dasar yang cukup kuat, contohnya ada  poin-poin dugaan masalah yang dilakukan Lurah tersebut selama ini, yaitu seperti Penyelewengan atau penggelapan Bansos terdampak Covid 19 dengan barang bukti yang dititipkan di Polsek Barus, dalam penyaluran Bansos terdampak covid 19 tidak tepat sasaran, mempersulit Masyarakat dalam pembagian Bansos

“Dalam pembagian Bansos Lurah tersebut mengutamakan famili dan teman dekat, Mengucapkan kata-kata kotor penuh arogansi saat pembagian Bansos kepada masyarakat, Segala urusan administrasi penduduk selama pemerintahannya selalu terbengkalai, Penggelapan raskin Tahun 2018 sebanyak lebih kurang 400 zak sampai sekarang masih dalam teka-teki, Bekas Kantor Lurah yang seharusnya dijadikan pos yandu malah diperuntukkan untuk kepentingan pribadi seorang Kepling, Pengutipan biaya senilai 40 ribu sampai 70 ribu kepada masyarakat untuk pengurusan rumah tidak layak huni sampai sekarang tidak terealisasi, Melakukan perselingkuhan terhadap salah seorang istri warga,” koar Elpina

Baca Juga :  3 Pencuri Pintu dan Broti Milik ASN Ditangkap

Selanjutnya kata Elpina, dari dasar poin-poin tersebut sudah jelas bahwa Lurah Kelurahan Sosor Gadong sudah mencoreng nama baik Pemerintah.

Maka dari itu, kami meminta kepada Bupati Tapanuli Tengah segera mencopot oknum lurah itu, dan apabila tuntutan kami ini belum juga diindahkan maka kami akan menuntut beliau secara hukum yang berlaku di negeri ini,” pungkas nya.

Ditempat terpisah, Camat Kecamatan Sosor Gadong Ridwan Gorat ketika ditemui mengatakan, tuntutan yang telah disampaikan masyarakat Kelurahan Sosor Gadong dalam hal pencopotan Lurah aspirasi mereka itu kita tampung dan akan kita sampaikan kepada Bupati

Tapi perlu diketahui mengenai penyampaian masyarakat terkait penggelapan beras raskin tahun 2018, itu tidak benar melainkan beras tersebut hilang dari rumah dinas camat, dan itu beras jata untuk Desa Si bintang,” pungkasnya. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *