Warung Tuak di Sibuluan Diobrak Abrik Sekelompok Pemuda

oleh -16.148 views
Sekelompok pemuda yang mengamuk di Warung Tuak di Jalan AR Surbakti, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)

TAPTENG NEWS – JAM 11.00 WIB

Sekelompok pemuda yang belum diketahui asal usulnya terlihat mengamuk. Mereka merusak sebuah warung tuak milik David Butarbutar yang ada di Jalan AR Surbakti, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Aksi perusakan tersebut sempat di videokan

Video berdurasi 04.57 menit itu memperlihatkan sekelompok pemuda ini merusak warung tuak secara membabi buta dan mengatakan kalau aksi mereka itu atas perintah Kepala Lingkungan (Kepling), pemilik warung langsung menyelamatkan diri masuk kedalam rumah. Para pemuda itu kemudian merusak beberapa barang-barang yang ada di warung tersebut.

Usai kejadian, pemilik warung David Butarbutar (44) mengatakan aksi perusakan warungnya terjadi Selasa dini hari (25/5). Saat itu tiba-tiba, kata David, sekelompok pemuda ini datang menghampiri warungnya

Mereka kemudian meminta minum dan rokok, lalu saya kasih. Tapi entah setan apa yang merasuki para pemuda ini langsung merusak warungnya tanpa sebab, dan berteriak kalau aksi mereka itu atas perintah Kepala Lingkungan (Kepling).

“Dengan tiba-tiba saja, sekelompok pemuda ini langsung mengamuk dan merusak barang-barang milik saya. Karena takut, saya langsung masuk kedalam rumah,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (26/5).

Baca Juga :  Dishub Akan Menindaklanjuti Usaha Angkutan Umum Tidak Memiliki Izin

David mengaku telah melaporkannya ke pihak kepolisian. Akibat perusakan tersebut lanjut David, TV, kulkas, jendela rumah, kandang ayam, etalase, kursi plastik, gelas dan piring semua hancur dan tidak terpakai lagi

Harapan saya semoga polisi cepat menangkap para pemuda tersebut, karena kalau seperti ini kami sebagai warga kan menjadi resah, karena tak aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Sisworo mengatakan sampai saat ini belum ada pihak pelapor atau pemilik warung membuat pengaduan.

“Kita siap memproses, manakala ada pelapor untuk membuat pengaduan,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *