Satpam Pelaku Pelemparan Batu Saat Aksi Demo dari Atap Gedung DPRD Medan Ditangkap Polisi

oleh -138 views
Polda Sumut bersama Polrestabes Medan menangkap dua Satpam DPRD Medan

MEDAN NEWS – JAM 15.00 WIB

Polda Sumut bersama Polrestabes Medan menangkap dua Satpam DPRD Medan terlibat aksi pelemparan ke arah pengunjuk rasa saat aksi demo menolak Omnibus Law yang sempat viral di media sosial.

Adapun ke dua satpam DPRD Medan yang diamankan karena melakukan pelemparan batu ke arah pendemo itu berinisial ABH (23) dan AJ (23).

“Untuk tersangka ABH kita amankan dari Pos I Gedung DPRD Kota Medan, Jumat (9/10) sekira jam 15.00 WIB. Sedangkan sekira jam 20.00 WIB, tersangka AJ juga ikut kita amankan dari Jalan Rakyat simpang Masjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, Selasa (13/10).

Martuasah mengungkapkan, ditangkapnya ke dua satpam DPRD Medan itu berawal dari personel mendapatkan informasi tentang adanya pelemparan batu dari lantai 7 Gedung DPRD Kota Medan ke arah ribuan orang yang sedang melakukan aksi unjukrasa penolakan RUU Omnibus Law di jalan umum, tepatnya di depan Gedung Plaza Palladium Medan.

Baca Juga :  Sat Narkoba Ringkus Dua Pengedar Narkoba

Lalu, aparat kepolisian ini pun melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan dan interogasi para saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akhirnya ditemukan bahwa adanya aksi pelemparan batu ke arah massa pengunjuk rasa tersebut.

Di mana, lanjut Martuasah, pada Kamis (8/10) lalu sekira jam 08.00 WIB, tersangka ABH sedang melaksanakan tugas sebagai Satpam di Gedung DPRD Kota Medan.

Kemudian sekira jam 13.00 WIB, tersangka ABH sedang berjaga di Pos 2 Gedung DPRD Kota Medan dan melihat para pendemo yang berada di luar Gedung DPRD Kota Medan sedang melakukan pelemparan batu ke dalam gedung wakil rakyat tersebut.

Baca Juga :  Gegara Baju Diancam Parang, Ayah dan Kakak Kandungnya Lapor Polisi

“Setelah itu, sekira jam 14.00 WIB, tersangka ABH ini naik lift dari lantai parkiran mobil menuju lantai VI Gedung DPRD Kota Medan bersama dengan tersangka AJ. Sesampainya di lantai VI, keduanya pun berjalan dari tangga naik ke lantai 7 dan langsung melakukan pelemparan dengan menggunakan batu bata ke arah puluhan orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa,” ungkapnya.

Martuasah menuturkan, alasan keduanya melakukan pelemparan batu ini didasari sakit hati dan sempat terkena lemparan batu.

“Karena merasa kesal membuat keduanya melakukan aksi balasan dengan melempar batu,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, menegaskan pelaku pelemparan batu dari atas Gedung DPRD saat aksi demo menolak Omnibus Law bukan polisi. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *