SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB
Pihak keluarga menolak proses penjemputan seorang wanita positif Covid-19 berinisial YG (65) warga Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, kota Sibolga, pada Kamis (15/10/2020) pagi
Dedek Tanjung pihak keluarga ketika dikonfirmasi menjelaskan tadi ditelpon katanya mereka dari Dinas Kesehatan dan mau menjemput ibu saya, karena katanya hasil swabnya positif Corona. Jadi kami tidak terima dan menolak ibu kami untuk dibawa.
“Alasanya, mereka tadi katanya mau ngasih obat dan vitamin, sekalian mau melihat kondisi ibu saya. Ternyata malah mau menjemput, karna katanya hasil swabnya positif Covid-19,” katanya.
Diceritakannya, ibu kami ini sudah lama sakit paru-paru hampir 5 Tahun. Sudah tiga kali masuk rumah sakit, dia (YG-red) kemarin meminta pulang dari rumah sakit. Karena asal masuk suntik, badannya lemas dan sakit-sakitan.
“Seminggu yang lalu ibu saya sudah di swab, dan katanyanya hasil swabnya positif Covid-19 dan harus dijemput,” jelasnya menambahkan pihak dari Dinas Kesehatan tidak ada menunjukkan hasil Swabnya kepada kami pihak keluarga, mereka langsung sampaikan kalau ibu saya positif.
Dirinya berharap, kalau bisa di isolasi mandiri saja. Sebab kalau untuk diangkat pun tidak memungkinkan lagi, sebab ibu saya ini mau duduk pun sudah tidak boleh. (riz)






