Kurangnya Pengawasan, Proyek Renovasi Rumah Dinas KPPN Terkesan Asal Jadi

oleh -272 views
Pekerjaan Renovasi Rumah Dinas KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) yang terletak di Jalan M. Panggabean, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga terkesan dikerjakan asal jadi

SIBOLGA NEWS – JAM 15.00WIB

Pekerjaan Renovasi Rumah Dinas KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) yang terletak di Jalan M. Panggabean, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga terkesan dikerjakan asal jadi oleh pihak Kontraktor

Pekerjaan Renovasi Rumah Dinas KPPN Sibolga tersebut dibiayai dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sibolga dengan biaya sebesar Rp. 152.300.000 yang dikerjakan oleh CV Betta Bina Cipta Corp dengan masa kerja 90 hari.

Amatan dilapangan, plank pekerjaan terlihat dipasang di dalam sebuah ruangan dan tidak tampak diluar. Seolah-olah diduga pihak kontraktor menyembunyikan papan informasi tentang pekerjaan tersebut.

Baca Juga :  Kapal Illegal Fishing Diamankan, PSDKP Sibolga : Kita Nanti Kordinasi Dengan Kejaksaan Untuk Langkah Proses Penyidikan

Salah seorang pekerja Bermarga Halawa saat ditemui awak media mengatakan bahwa pekerjaan tersebut sudah dilaksanakan mulai awal Maret serta menunjukkan plank proyek yang menempel tersembunyi di dalam sebuah ruangan.

“Kami kerja cuma 2 orang dan sudah bekerja mulai awal bulan Maret kemaren bang, itu plank nya ada di kamar sebelah bisa abang lihat,” ucapnya

Ketika ditanya terkait siapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pelaksananya, Halawa mengatakan bahwa Pak Arif yang lebih tau.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) saat di konfirmasi melalui selular mengatakan bahwa pekerjaan tersebut sudah berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Amankan Lebaran Idul Fitri, Polres Sibolga Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2019

“Pekerjaan itu sudah berjalan sebagaimana mestinya, plank nya kemaren dipindahkan sementara karena tembok depan lagi di perbaiki,” sebutnya

Lebih lanjut Arif menambahkan bahwa pekerjaan yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut meliputi penggantian atap, kusen pintu, jendela dan kaca, serta pengelupasan tembok.

“Anggaran nya hanya 154 juta, namun itu atap saya ganti semua, kosen, kaca juga saya ganti. Kalau dibandingkan dengan proyek anggaran Pemda (Pemerintah Daerah) ya jauh la bro,” ujarnya seraya mengatakan pekerjaan tersebut dapat diperiksa jika telah selesai dilaksanakan. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *