SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB
Menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek di awal bulan Februari, Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja memimpin rapat kordinasi bersama Tokoh Agama Budha perihal rencana pengamanan Hari Raya Imlek 2537 Tahun 2022 di kota Sibolga yang dilaksanakan di ruang Lobi Sarja Arya Racana Polres Sibolga.
“Perayaan Imlek saat ini masih masa pandemi meskipun kota Sibolga sudah berada pada level 1, namun saat ini ada varian baru Omicron yg perlu kita waspadai,” ucap Taryono.
Ia menyampaikan bahwa seperti pengamanan kegiatan ibadah sebelumnya kita tidak boleh under ustimed, sekecil apapun kegiatan ibadah harus tetap dilakukan pengamanan.
“Karena kegiatan Perayaan Imlek tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya dimana saat ini masih suasana pandemi Covid-19 hanya berfokus pada kegiatan ibadah sembahyang yang dilaksanakan di delapan lokasi Vihara/Cetya yg ada di kota Sibolga nanti tetap menerapkan Prokes dan kegiatan perayaan Imlek Tahun 2022,” katanya.
Ia menambahkan, pihak PSMTI juga tidak melaksanakan kegiatan pertunjukan barongsai maupun kegiatan lainnya mengingat saat ini masih dalam situasi PPKM.
“Kami juga akan menyiapkan personil sebanyak 33 orang yg sifat pengamanannya bersifat mobile dengan mekanismenya yaitu sterilisasi dan patroli tempat ibadah,” jelasnya.
Kemudian, Perayaan Hari Raya Imlek 2022 di kota Sibolga diharapkan agar tetap mematuhi Prokes dan tidak ada dilakukan kegiatan barongsai dikarenakan dapat mengundang kerumunan massa sehingga sangat rawan terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan.
Sementara itu, Ketua HTT Sibolga Andre Parlinggoman (Alok) mengatakan untuk tahun ini pihaknya hanya membuat kegiatan ibadah Imlek kebaktian biasa, dan kegiatan Barongsai ditiadakan.
Kemudian rencananya jika diperkenankan pada Tanggal 05 Februari HTT akan membuat hiburan seperti pertemuan Anggota HTT yang juga jumlah peserta dibatasi untuk makan bersama yang dilaksanakan di lantai 2 Gedung HTT Sibolga.
“Kebaktian Vihara hanya dilaksanakan pagi saja dan jumlah ummat dibatasi, sebagian ummat mengikuti ibadah melalui Zoom Meeting,” ungkapnya. (riz)











