TAPTENG NEWS – JAM 03.00 WIB
Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bahu jalan arah Pasaribu Tobing, Kelurahan Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat (Tapteng) longsor. Dampaknya satu unit rumah warga ambruk terseret.
Berdasarkan informasi, kejadian longsor tersebut terjadi pada Rabu (15/06) sekira jam 03.00 WIB dini hari serta menyeret satu unit bangunan kios milik Muhamaad Yunus Siregar warga Kelurahan Sorkam Kanan.
Dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa, hanya mengakibatkan satu unit bangunan rumah hancur, akibat dari peristiwa tersebut diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Muhammad Yunus Siregar saat ditemui mengatakan, pada malam itu curah hujan cukup deras. Malam itu saya bersama keluarga ingin beranjak tidur, memang kondisi curah hujan saat itu cukup deras. Tetapi hal itu kami anggap biasa-biasa saja, hanya saja ketika kami sudah tertidur tiba-tiba saja saya tersentak dari tidur akibat mendengar suara yang cukup keras seperti suara mobil damtruk menjatuhkan batu.
“Ternyata suara keras itu adalah suara badan jalan yang longsor serta bangunan,” ucap Yunus. Rabu (15/06)
Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Sorkam Barat Agus Harianto, S,STP saat ditemui membenarkan adanya kejadian longsor di bahu jalan arah Pasaribu Tobing, Kelurahan Sorkam Kanan yang mengakibatkan satu unit rumah ikut terseret longsor.
“Saya menerima laporan dari warga bahwa, telah terjadi bencana longsor tepatnya dibahu jalan arah Pasaribu Tobing, Kelurahan Sorkam Kanan yang diakibatkan hujan yang cukup deras melanda Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Kecamatan Sorkam Barat,” ungkap Camat Agus
Agus mengatakan, telah terjadinya musibah bencana longsor tersebut kepada saudara Muhammad Yunus Siregar beserta keluarga kami atas nana Pemerintah turut berduka.
“Maka dari itu dengan adanya musibah ini anggaplah semua itu sebagai cobaan dari Allah SWT, dan dibalik dari peristiwa tersebut semua itu pasti ada hikmah nya,” pungkasnya. (zul)












