Mubes Ikama Ke-6 Tapteng Bersatu Untuk Indonesia Maju

Berita Utama509 Dilihat

TAPTENG NEWS – Ikatan Alumni SMA Negeri Plus Matauli (Ikama) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-6 Tahun 2025 di Aula SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Kegiatan Mubes Ikama ke-6 berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 26 hingga 27 Januari 2025 untuk memilih Pengurus Ikama yang baru Periode 2025-2029. Kegiatan Mubes Ikama ke-6 ini mengambil tema ‘Ikama Bersatu Indonesia Maju’.

Pj Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Murdiyanto menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ikama yang telah berpartisipasi dan berdedikasi dalam mengawal SMA Negeri Plus Matauli.

“Pemerintah Pemprov senantiasa berupaya memfasilitasi pendidikan menengah yang mulai tahun 2017 sesuai amanat UU No 23 Tahun 2014, kewenangan Pendidikan Menengah berpindah dari Kabupaten/Kota ke Provinsi,” kata Murdianto, Minggu (26/1/2025).

Dia menjelaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut berupaya memfasilitasi dan membantu pendidikan.

“Hanya satu pilar yang kekuatannya cukup besar yaitu alumni, harapannya dengan Ikama ini ada kontribusi yang memang betul-betul ril, yang bisa menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang berkualitas di SMA Negeri Plus Matauli,” jelasnya.

Kemudian dengan kualitas pelayanan pendidikan SMA Negeri Matauli itu hingga saat ini keberdaannya masih dapat diterima oleh masyarakat.

“Dengan usia yang sudah 31 tahun berarti sudah ada yang benar di dalamnya. Yang benar itu untuk diteruskan tetapi untuk menjaga kualitas harus terus dievaluasi dan harus selalu ditingkatkan terutama dalam hal Sumber Daya Manusia,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan Sekolah SMA Negeri Plus Matauli termasuk 9 sekolah di Indonesia yang menjadi sekolah kader bangsa.

“Di Pemprov hanya 1 yaitu SMA Negeri Plus Matauli. Inilah harusnya menjadi suatu momentum penting dalam perubahan sehingga terbangun komunikasi yang profesional sehingga kebermanfaatannya bisa menopang kualitas pelayanan yang ada di SMA Negeri Plus Matauli,” bebernya.

Murdianto juga berpesan kepada guru dan tenaga pendidik dan yayasan agar menjaga kualitas SMA Negeri Matauli dan meningkatkan kompetensi dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng Boy Rahman Hasibuan mengatakan sekolah SMA Negeri Plus Matauli merupakan tempat para alumni didik, ditempa dan dibekali ilmu pengetahuan serta disiplin dan tanggung jawab.

“Ikama ini adalah bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan sejak masa sekolah di SMA Negeri Plus Matauli. Tentunya Mubes ini diharapkan bukan hanya untuk memilih Ketua baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat tali silaturahmi, menggali gagasan, menyusun program bagi kemajuan alumni ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Aulia Rahmat Tanjung dalam laporannya menyampaikan Mubes ini bertujuan membahas program-program strategis dan program-program kerja serta mengevaluasi kinerja.

Kepala SMAN 1 Matauli Subadi menjelaskan bahw Ikama sebagai organisasi almamater SMA Negeri Plus Matauli saat ini sedang menghadapi situasi yang hebat terhadap situasi kekinian dan perubahan global yang cepat yang sukit diprediksi dan tidak menentu sehingga memerlukan SDM SDM yang handal untuk menjawab tantangan ini.

“SMA Negeri 1 Plus Matauli yang sudah menginjak diusianya angkatan 31 tentunya usia ini sudah cukup matang. Ibaratnya sebuah bangunan rumah perlu penyangga yang kuat dan perlu dukungan dari berbagai faktor baik interlal maupun eksternal,” pungkasnya. (rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *