OTG di Tapteng 863 Orang

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2020 16:52 15 news24jam

TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid – 19) Kabupaten Tapanuli Tengah kembali perbaharui data terbaru mengenai data Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasisen Dalam Pengawasan (PDP), dan Positif Covid-19, pada Sabtu (25/04)

Data publikasi satgas Covid-19 Tapteng, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 863 Orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP)  sebanyak 56 Orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 Orang dan yang Positif COVID-19 menjadi 0 ( tidak ada ).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Nursyam mengumumkan hasil dari Laboratorium beberapa Pasien yang berasal dari Tapanuli Tengah.

“Pertama, PDP yang berasal dari Kecamatan Sosorgadong yang telah tutup usia di RSU Pringadi Medan pada Rabu (08/04/2020) dinyatakan Negatif COVID-19.

Hal tersebut tertulis dalam Surat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara nomor: 443.33/5470.J/DINKES/IV/2020 tentang Penyampaian Hasil Pemeriksaan Sampel COVID-19 bahwa hasil Laboratorium RT-PCR SARS CoV-2 adalah NEGATIF, PCR pasien tersebut dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kementerian Kesehatan  RI, Jakarta,” ungkap Nursyam

Nursyam juga menjelaskan bahwa Pasien yang Positif Covid-19 berdasarkan Rapid Test yang merupakan warga Tapian Nauli, yang dirujuk ke RS Bunda Thamrin, pada Kamis (16/04) dinyatakan NEGATIF COVID-19.

Hal tersebut tertulis dalam Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara nomor: 443.33/5751A/DINKES/IV/2020 tentang Hasil Pemeriksaan Sampel COVID-19 bahwa hasil Laboratorium RT-PCR SARS CoV-2 adalah NEGATIF. PCR pasien tersebut dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU).

“Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berasal dari Kecamatan Lumut tutup usia pada Kamis (16/04/2020) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berasal dari Kecamatan Sarudik tutup usia pada Minggu (19/04/2020),” jelasnya.

Nursyam menuturkan berdasarkan dari hasil tersebut Pasien Positif COVID-19 di Tapanuli Tengah tidak ada (NIHIL). “Mari kita bersama – sama memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (COVID-19) dengan mengikuti himbauan yang diberlakukan oleh Pemerintah” Himbau Nursyam. (ben)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA