Penyakit Lama PLN Rayon Sibolga Kota Kumat Lagi, Listrik Hidup Mati

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Okt 2021 15:21 3 news24jam

TAPTENG NEWS – JAM 14.00 WIB

Penyakit lama PLN Rayon Sibolga Kota kumat lagi. Tiga hari belakangan listrik hidup mati. Kondisi ini memicu sorotan sejumlah warga di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah. Warga menilai PLN Rayon Sibolga Kota tidak memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.

“Dalam tiga hari ini entah sudah berapa kali padam. Lamanya juga sampai hitungan jam,” kata Sulaiman, warga Sibabangun, Senin (19/10/2021).

Matondang menyebutkan, yang paling membuat dirinya dan warga kesal pemadaman saat live putaran final piala Thomas. Asik memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia, listrik padam. Keseruan menonton aksi atlet-atlet bulutangkis kelas dunia menjadi buyar.

“Sepertinya mereka tidak memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” kesalnya.

Senada, Poltak Situmorang (45), warga Sibabangun lainnya, mengaku kesal dengan pemadaman listrik secara mendadak tersebut. Selain menghambat dan mengganggu aktivitas, pemadaman mendadak akan merusak barang-barang elektronik.

“Pemadaman listrik akan mengganggu aktifitas perkantoran baik di pemerintahan maupun swasta. Masyarakat juga akan merasa tidak nyaman, karena listrik sering padam dimalam hari,” ketusnya.

Terkait padamnya listrik dikarenakan gangguan jaringan, Poltak menegaskan hanyalah alasan klasik untuk melempar kesalahan. Ia menegaskan, petugas PLN harus memastikan jaringan tidak akan terkena gangguan.

“Tidak ada alasan karena gangguan jaringan. Mereka seharusnya sudah melakukan pembersihan jauh sebelumnya,” tukas Poltak.

Sementara itu, pihak PLN Rayon Sibolga Kota saat dikonfirmasi menyebutkan, penyebab utama yakni karena adanya pohon tumbang, ranting lapuk jatuh ke jaringan.

Menurut pihaknya lagi, bahwa ada yang melempar jaringan. “Itulah infonya nya bang, sempat pernah ketahuan sama pekerja dilapangan pas anggota cari gangguan dan disana ada ditemui masyarakat yang bilang ada melempar jaringan,” timpal pihak PLN Rayon Sibolga. (ben)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA