Polres Sibolga Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Nov 2026 17:47 43 news24jam

SIBOLGA NEWS – Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo bersama jajaran menggelar program Polidik dan Sahata Lantas di Perguruan Triratna dalam rangka edukasi bagi guru dan siswa.

Program tersebut mengusung Polisi Peduli Pendidikan dan Satu Hati Taat Berlalu Lintas untuk membangun kesadaran keselamatan jalan. Sosialisasi menyasar pelajar dan guru agar memahami peraturan lalu lintas serta mencegah risiko kecelakaan di Kota Sibolga.

“Jangan berkendara sebelum berusia 17 tahun dan memiliki SIM,” ucap Ps. Kasat Lantas Polres Sibolga IPTU Zulmansyah Tanjung kepada para pelajar, Selasa (3/11/2026).

Imbauan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.

Pihaknya juga mengajak siswa dan guru meneruskan pesan keselamatan berkendara kepada keluarga masing-masing di rumah. Langkah ini diharapkan memperluas pemahaman masyarakat mengenai fatalitas kecelakaan serta pentingnya mematuhi ketentuan berlalu lintas.

Kegiatan tersebut turut menumbuhkan disiplin berlalu lintas sejak usia dini melalui penyampaian materi dan interaksi langsung. Para peserta juga diharapkan menjadi pelopor keselamatan serta membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Sibolga.

“Sampaikan kembali pemahaman ini kepada keluarga agar budaya tertib berlalu lintas tumbuh di masyarakat,” ungkap IPTU Zulmansyah Tanjung.

Kemudian sesi tanya jawab juga memberikan penghargaan kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan Kamseltibcar Lantas dengan tepat.

Sementara itu, Perguruan Triratna Sibolga menyambut positif sosialisasi tersebut dan menyampaikan terima kasih atas perhatian kepolisian. Polres Sibolga berharap program pendidikan ini mendorong pelajar semakin disiplin dan taat aturan saat berlalu lintas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, kondusif, dan terkendali. Melalui program Polidik dan Sahata Lantas, kepolisian terus mendorong terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah. (rizki)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA