TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB
Trann Continent yang merupakan Perusahaan swasta nasional, yang bergerak di bidang jasa transportasi, logistik, pertambangan, minyak, kargo dan pengangkutan Bahan Berbahaya Beracun (B3), yang membuka kantor cabang baru di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga saat ini beroperasi di siang hari. Ini sudah sangat melanggar aturan SOP yang berlaku
Kehadiran angkutan peti kemas berbobot besar ini, banyak di keluhkan oleh pengguna jalan di Tapteng.
Seperti halnya para sopir angkot yang lagi menunggu penumpang di simpang bambu kuning, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah. Sejumlah awak sopir angkot kecewa dan mengeluh dengan beroperasinya Trans Contenent pada siang hari akhir – akhir ini.
“Setahu saya ini mobil contener biasanya malam hari beroperasi, tapi akhir – akhir ini kok jadi sering siang hari mereka beroperasi. Hari ini saja sudah dua kali lewat, kencang – kencang pula datangnya dari Batangtoru ke arah Pandan,” tutur Pak Tompul salah seorang sopir angkot di Badiri, Senin (20/08).
Lanjutnya, para pengguna jalan dan warga sekitar Badiri juga mengeluhkan hal yang sama, terkait beroperasinya angkutan contenier tersebut.
“Apalagi saat jam siang – siang begini, banyak anak – anak sekolah naik kenderaan, baik becak, maupun sepeda motor. Kita takut nanti akibat menghindari mobil – mobil pengangkut barang – barang Tambang Emas Martabe ini, takut terjadi kecelakaan,” ucapya
Dirinya berharap, pihak terkait agar bisa menertibkan jam operasional mobil pengangkut peti kemas ini di jalan lintas di Tapanuli Tengah.
“Kalau harapan kita, pihak Dinas Perhubungan atau Dinas yang mengeluarkan ijin operasional angkutan ini bisa membuat ijin dan di sosialisasikan pada masayarakat, terkait jam – jam operasional mobil – mobil besar ini. Agar pengguna jalan lainnya bisa tau,” ungkapnya
Seperti kita ketahui kehadiran perusahaan tersebut salah satunya untuk melayani angkutan kargo tambang emas G – Resources Martabe di Batangtoru, menggantikan posisi SDV Logistik Indonesia yang berakhir masa kontrak kerjanya.
Namun diharapkan mampu juga menjamin kenyamanan pengguna jalan lainnya di jalan lintas di wilayah Tapteng ini sekarang.
Direktur Utama Trans Continent, Ismail Rasyid sejauh ini belum bisa di konfirmasi terkait hal ini. (bs)






