AMPUH Unras Kantor Kajari Sibolga

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Des 2018 07:31 34 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB

Aliansi Mahasiswa, Wartawan Dan LSM Peduli Penegakan Hukum (AMPUH) adakan Unjuk Rasa (Unras) di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Sibolga. Selasa (18/12) di Jalan Sutomo Kota Sibolga.

Irwansyah Daulay penanggung Jawab Aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa kinerja Kajari Sibolga yang tidak konsisten dalam mengungkap dugaan kasus Korupsi tehadap dirinya sampai saat ini selama dua tahun belakangan tersebut diduga mandul.

“Timbul Pasaribu Kajari Sibolga pemberi harapan palsu (PHP), pengaduan tidak ada proses sampai saat ini atas pengaduan yang telah kami sampaikan. Kami duga banyak permainan ditambah lagi dengan bandar togel yang dituntut paling rendah hukumannya dua bulan penjara ada apa sebenarnya,” koar Daulay.

Selain itu, diduga banyaknya kasus yang mangkrak di Kejaksaan Negeri Sibolga dilihat tebang pilih dan terkesan diendapkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sibolga dibawah kepemimpinan Kepala Kajari Sibolga Timbul Pasaribu.

“Hanya janji manis yang ada untuk memberantas praktek – praktek Korupsi yang ada di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Sedikit tidak membuahkan hasil yang signifikan bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga,” kata Daulay.

Disisi lain juga Citra Simanullang juga menjelaskan, masih banyaknya kasus – kasus yang tidur di Kejaksaan Negeri Sibolga, yakni. Kasus dugaan korupsi Dana Desa T.A 2016 sebanyak 11 Desa, diketahui sudah dipanggil oleh Kajari Sibolga.

Selain itu, kasus dugaan Korupsi penggunaan Dana APBD T.A 2014 dan 2015 di Dinas Kelautan Pemkab Tapteng, hingga lebih dua tahun hingga kini belum jelas proses hukumnya.

Diketahui juga beberapa oknum Camat di Tapteng diduga terlibat Korupsi dana rutin APBD Kecamatan T.A 2015 dan 2016.

“Kita ketahui bersama – sama masih banyak kasus yang mangkrak di kejaksaan negeri Sibolga ini belum semua di tindak lanjuti proses hukumnya,” ujar Citra.

Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga Timbul Pasaribu langsung menjawab peryataan sikap yang disampaikan oleh AMPUH tersebut, dirinya menjelaskan saya siap kapanpun buat di demo seperti ini, artinya kita juga transparant ini bagus menunjang kinerja saya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga tentunya. Aspirasi masyarakat itu harus kita dengar

“Ini adalah sarana saya, jadi jangan ada yang berpendapat buat menghentikan kegiatan pada hari ini. Sebenarnya saya tidak perlu untuk dikoreksi kalau menyikapi hal seperti ini,” jelas Timbul.

Lanjut Timbul, kalau Tuhan berkehendak jauh sebelumnya saya mungkin tidak berada disini dan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga

“Artinya kinerja saya juga disini bukan sekedar main – main, apalagi dengan terkait persoalan Hukum tentunya,” ungkapnya. (bs)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA