Puluhan Tahun Rumah Tanpa Aliran Listrik, Mister Polismen Sibolga Bantu Keluarga Nurmawati

Sibolga2027 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 14.00 WIB

Selama puluhan tahun, rumah Nurmawati Hutagalung (52), belum tersambung aliran listrik. Selama itu pula, warga Jalan Yos Sudarso Lingkungan 1, kelurahan Kota Baringin, Kecamatan Sibolga kota, Kota Sibolga nini hidup serba kekurangan. Kamis (07/2)

Nurmawati bekerja sebagai penambang pasir di Kota Sibolga dan hanya memiliki penghasilan Rp180.000 – Rp200.000 per 2 minggu. Sementara suaminya Ronal Sinaga (38), bekerja serabutan dan tidak punya penghasilan tetap.

Uang itu terpaksa dihemat untuk menyambung hidup dan biaya sekolah anaknya. Dengan penghasilan yang minim tersebut, Nurmawati belum mampu membayar biaya sambungan listrik ke rumahnya.Meski begitu, sejak lama ia telah berupaya menabung dengan menyisihkan sedikit sisa uangnya untuk memasang meteran listrik.

Terkadang, ia hanya bisa mengusap air mata ketika anaknya meminta agar rumah mereka dipasangi listrik, karena selama ini harus belajar dengan penerangan (lampu teplok) seadanya.

Nurmawati mengungkapkan, hasil tabungannya sekarang sudah mencapai Rp1 juta, tapi dia bingung, bagaimana cara memesan sambungan listrik. Akhirnya, Nurmawati bertemu dengan seorang anggota Polres Sibolga, Bripka Hadi Hamonangan Sitanggang.

Bripka Hadi Sitanggang adalah Bhabinkamtibmas Kotabaringin, selama ini dia lebih akrab disapa “Mr Policeman” oleh warga setempat dan gemar membantu orang tak mampu. Nurmawati pun memberanikan diri dan meminta ‘Mr Policeman’ untuk menemaninya ke PLN Cabang Sibolga.

“Pak Mister, temani dulu aku ke PLN, ada duitku satu juta, sudah kutabung untuk memasang listrik ke rumah kami, kasihan anakku tak bisa belajar karena gelap,” ucapnya kepada Bripka Hadi.

Ternyata, kemudian menginformasikan di uang yang dimiliki Nurmawati belum cukup karena biaya sambungan baru listrik PLN itu mencapai Rp1.419.000 untuk daya 1.300 Watt. Tak kuasa melihat kesedihan Ibu ini, Bripka Hadi Sitanggang media sosial melalui akun facebooknya.

Tak butuh waktu lama, Bripka Hadi mendapatkan inbox messenger dari seorang sahabatnya yang siap membantu. Dia pun bergegas menuju rumah Nurmawati membawa kabar baik itu.

Nurmawati sangat terharu, tetapi dia merasa malu dengan keadaannya tersebut.
“Janganlah pak mister, malu aku minta – minta,” ujarnya.

Bripka Hadi pun tersenyum seraya mengatakan tidak harus malu dengan keadaan.

“Bu, doa Ibu sudah terjawab, mari kita ke PLN membuat permohonan pemesanan listrik ke rumah Ibu,” ajak Bripka Hadi.

Akhirnya Nurmawati bisa bernafas lega, saat ini mereka tinggal menunggu proses pemasangan listrik ke rumahnya. (nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *