SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB
Menjelang sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), warga Sibolga menyebarkan pesan damai. Warga beramai-ramai menyampaikan menolak aksi rusuh menjelang putusan MK tersebut, Senin (17/06).
Hal tersebut langsung disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasil Kota Sibolga Mudin mengecam keras aksi-aksi anarkis yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
“Kita tidak ingin situasi memanas sampai berujung pada kerusuhan seperti tahun 1998 lalu. Karena yang sangat dirugikan adalah masyarakat sendiri,”ucapnya.
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita – berita hoax. Agar masyarakat bisa mengecek sumber berita terlebih dulu.
“Kami mengajak agar setiap dari kita bisa menyaring sebelum sharing kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua TKBM Sibolga W. Telambanua juga mengajak warga Sibolga untuk menjaga keamanan dan situasi yang kondusif menjelang putusan di MK. Warga diimbau agar tidak melakukan aksi-aksi yang berujung rusuh.
“Karena kita tidak mau ada korban. Kita ingin Kota Sibolga tetap aman. Untuk itu, kami menolak semua bentuk aksi kekerasan yang akan merusak bangsa,” katanya. (Riz)












