Polres Tapteng Diminta Transparan Dalam Penanganan Dugaan Korupsi Sungai Aek Sirahar di Barus

TAPTENG NEWS – JAM 12.30 WIB

Kepada aparat penegak hukum Polres Tapanuli Tengah, diminta agar lebih terbuka dan tranparan. Sudah sejauh hasil Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah, hal itu langsung disampaikan Ketua Investigasi LSM LIPPAN Sumut wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah Citra Manullang kepada Tapanuli News 24 Jam. Sabtu (23/6)

Dijelaskannya, kami meminta kepada pihak kepolisian Tapanuli Tengah cq Tipikor Polres Tapteng agar lebih terbuka dan tranparanan. Mengenai dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar di Desa Ujung Batu Kecamatan Barus pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah sumber dana anggaran pendapatan belanja negara (APBN) Tahun 2015, sudah bagaimana hasil perkembangannya. Apa sudah dipeti ES kan atau lanjut. Apakah sudah ada SP3, untuk itu kami minta keterbukaan dari Polres Tapteng.

“Sebab sampai saat ini tidak jelas sudah sampai dimana masalah kasus korupsinya, kami menduga kalau pihak Tipikor dari Polres Tapanuli Tengah tidak serius dalam menangani kasus tersebut. Apa jangan – jangan kasus dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar itu sudah di peti Es kan,” kata Citra

Lanjutnya, sejak surat laporan pengaduan yang kami sampaikan pada tanggal 16 Maret 2016. Pihak Polres Tapteng sudah melakukan penyelidikan terhadap TB selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), MR selaku Pengguna Anggaran (PA) atau Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah, MG sebagai Pengawas Utama, LJS sebagai Ketua Panitia Pengadaan dan PS sebagai Bendahara Pengeluaran.

“Dari kelima nama pejabat yang sudah diperiksa oleh Tipikor Polres Tapteng tersebut kita tidak atau bagaimana kelanjutannya, anehnya lagi pihak dari kontraktor yang mengerjakan pekerjaan Sungai Aek Sirahar tersebut sampai saat ini belum ada diperiksa,” jelasnya

Sambungnya, kami menduga kalau kasus dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar Tapteng ini jalan ditempat. Sebab sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, apakah kasus ini sudah diselesai dan telah diselesaikan oleh oknum – oknum tersebut kepada pihak Polres Tapteng.

“Makanya kasus dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar tidak ada tersangkanya, atau jangan – jangan kasus dugaan korupsi Sungai Aek Sirahar di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah telah dipeti ES kan atau sudah ada SP3 oleh pihak Polres Tapteng,” ungkapnya. (hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *