TAPTENG NEWS – JAM 11.00 WIB
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM) di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Kolang dan Kecamatan Sorkam Barat, tempatnya di Aula Kantor Camat Kolang dan Aula Kantor Camat Sorkam Barat, Kamis (10/10).
Kegiatan Sosialisasi PAKEM ini dibuka oleh Camat Kolang Saut Bona Situmeang, S.Pd didampingi Kajari Sibolga Timbul Pasaribu, SH selaku Narasumber, Sekretaris Bakesbangpol Tapteng Ir. Beres Sagala, Kabid Kesatuan Bangsa (Kesbang) Pintor Lumban Batu, S.Pd selaku Narasumber, dan Pendeta Edwin JP Simanullang (Ketua I Forum Kerukunan Umat Beragama/FKUB Tapteng). Sedangkan di Kecamatan Sorkam Barat, acara Sosialisasi PAKEM itu dibuka oleh Camat Sorkam Barat Rosniati Samosir, SE.
Kepala Bakesbangpol Tapteng Drs. Warifin Limbong diwakili Sekretaris Ir. Beres Sagala mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Kolang dan Kecamatan Sorkam Barat dengan jumlah peserta masing-masing 60 orang, yang terdiri atas Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat. Acara ini juga dihadiri oleh Lurah dan Kepala Desa.
“Tujuan Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat atau disingkat dengan kata PAKEM adalah untuk terciptanya toleransi, saling menghormati, menghargai, dan terjalin komunikasi yang baik antar masyarakat yang berbeda agama dan kepercayaan dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya kerukunan di tengah-tengah masyarakat,” katanya
Pada kesempatan itu, Kabid Kesbang Bakesbangpol Tapteng Pintor Lumban Batu, S.Pd mengatakan melalui kegiatan Sosialisasi PAKEM ini, Bakespol Tapteng juga memperoleh informasi aliran agama dan aliran kepercayaan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kiranya dapat terjalin silaturahmi, toleransi, saling menghormati dan menghargai, koordinasi dan komunikasi yang baik di antara kita semua, termasuk di tengah masyarakat yang berbeda agama dan kepercayaan dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan sehingga kerukunan dapat terus terjaga di tengah masyarakat,” pungkasnya. (ben)









