TAPTENG NEWS – JAM 14.00 WIB
Kabag Humas Pemkab Tapanuli Tengah Darwin Pasaribu resmi melaporkan ke Polres Tapteng terhadap pencemaran nama baiknya yang dicatut di mesia sosial (Medsos), pada Selasa (13/01) jam 14.00 Wib.
Laporan itu resmi dilaporkannya pada tanggal 13 Januari 2020, dengan nomor laporan LP 09/I/2020/SU/Res Tapteng.
“Sekali lagi saya sampaikan bahwa saya sudah resmi melaporkan ke Polres Tapanuli Tengah, sehingga tuduhan itu keji saya katakan terhadap saya,” kata Darwin Kabag Humas Tapteng.
Kata dia, dalam hal ini saya yakinkan kepada pihak yang berwajib bisa menangani kasus pencemaran nama baiknya.
Sebelumnya, Darwin sebagai Kabag Humas dituduh ikut menculik keponakan Mantan Bupati Tapteng.
Menanggapi hal itu, Darwin Pasaribu nampaknya gerah atas tuduhan yang dilayangkan oknum yang tidak bertanggungjawab di dunia maya.
Dalam akun FB atas nama Deram Tamhom itu, nama Kabag Humas Tapteng dicatut ikut terlibat dalam penculikan terhadap keponakan mantan Bupati Tapteng yang berinisal AP.
“Itu tidak benar, itu fitnah yang kejam dan tuduhan yang tidak berdasar,” kata Darwin saat dihubungi Minggu (12/1).
Dikatakan Darwin, saat penangkapan terhadap AP berlangsung, dia mengaku sedang berada di Pandan. Ada beberapa tugas yang ia lakukan bersama instansi Pemkab Tapteng.
“Bisa di cek kebenarannya, saya berada dimana pada saat kejadian yang dituduhkan kepada saya,” katanya.
“Tuduhan ini jelas merusak nama baik saya dan keluarga saya,” kata Darwin kesal.
Darwin mengaku, dicatutnya nama yang melibatkan Kabag Humas dalam penculikan itu adalah fitnah yang sangat keji terhadap dirinya secara pribadi.
Dia juga meminta agar tuduhan yang dilayangan terhadap dirinya bisa dibuktikan kebenarannya. Baik itu tuduhan dari akun Fb Deram Tamhom maupun akun fb lainnya.
“Silahkan jumpakan saya langsung kepada yang bersangkutan itu atau dengan siapa pun juga,” terangnya.
Tidak hanya mengutuk tuduhan yang dilayangkan oleh akun Fb Deram Tomhom saja. Darwin juga mengaku akan menyelesaikan masalah itu dengan menempuh jalur hokum
“Ini merupakan fitnah yang sangat keji. Kami sudah mempunyai bukti atas tuduhan yang tidak benar ini. Dan kita akan upayakan menempuh jalur hukum,” katanya.
“Saya akan terus koordinasi dengan pimpinan dan meminta izin untuk menempuh jalur hukum. Karena saya sudah mempunyai bukti atas tuduhan yang dituduhkan kepada saya,” timpal Darwin lagi. (ben)









