Puluhan ibu – ibu saat menggeruduk Kantor Lurah Sibuluan Indah, Tapteng TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB
Tidak terima karena tidak mendapatkan sembako dari Pemkab Tapanuli Tengah. Kantor Lurah Sibuluan Indah di geruduk puluhan ibu-ibu, pada Kamis (30/4).
Menanggapi hal itu Lurah Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Aji Martoni Jambak mengatakan. Bantuan itu berbentuk sembako dan ada dari Baznas.
“Katagorinya kita tidak tau yang tau cuma pak Bupati, soalnya semua data dari Bupati tidak ada dari Lurah,” kata Aji, Jumat (1/5) dikantornya.
Disinggung terkait masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan terdampak Virus Corona (Covid-19), Lurah Sibuluan Indan malah mengatakan. “Ya namanya pak Bupati yang ngomong apa mau kita bilang gak mungkin kita tanggapi itu,” sebutnya.
Kembali ditanya soal meyakinkan masyarakatnya, Lurah Sibuluan Indah tidak bisa mengambil sikap lainnya.
“Tidak bisa saya meyakinkannya terus terang, tidak sanggup kami disini. Kami cuma menjalankan ajanya tidak tau-taunya kami lebih jelasnya tanya pak Bupati kami hanya membagi,” cetusnya.
Sementara Kadis Sosial Kab. Tapanuli Tengah, Parulian Panggabean mengutarakan. Bahwa pendataan itu kewenangan Kepala Desa, Lurah dan Kepala Lingkungan dan aparat lainnya. Kalau lah Bupati yang mendata itu manalah mungkin sanggup.
Soal pendataan lebih detail nya Kadis Sosial Parulian menyebutkan, pihaknya hanya melakukan koordinasi dengan Instansi Kecamatan,Kelurahan dan Desa.
“Artinya bantuan sembako terdampak Covid-19 dimana masyarakat itu tidak lagi berkerja seperti biasanya itulah yang namanya terdampak Covid-19 dan bantuan itu tidak lagi di dapat oleh peserta PKH,E-Warung dan BLT,” Pungkasnya. (ben)
Tidak ada komentar