Cipayung Sibolga Dorong Kapolres Usut Tuntas Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD

Daerah, Sibolga1334 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 15.00 WIB

Mahasiswa Sibolga yang tergabung dalam organisasi kelompok Cipayung, diantaranya HMI, GMKI, GMNI menggelar konferensi Pers di Sibolga, Jumat (15/5).

Mereka menyatakan sikap mendukung Polres Sibolga dalam mengusut tuntas adanya informasi yang sempat beredar, terkait dugaan korupsi yang terjadi melibatkan perjalanan Dinas Anggota DPRD Sibolga tahun Anggaran 2017.

Ketua HMI cabang persiapan Sibolga Tapteng, M. Yusuf Damanik, dalam kesempatan itu menegaskan, bahwa selaku Mahasiswa, maka pihaknya akan mengawal proses verifikasi yang telah memanggil Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kota Sibolga.

Apalagi kasus ini sudah menjadi perbincangan di masyarakat, sehingga, harapannya Polres Sibolga dapat mengusut tuntas kasus ini secara terang benderang.

“Tentunya bisa menetapkan status, apakah benar ada korupsi, kalau ada sampaikan ke publik, kalau tidak ada katakan tidak ada. Sehingga kasus ini tidak mengambang begitu saja.” tegasnya.

Hal senada ditambahkan ketua GMKI Sibolga, Arwanto Laoly. Pihaknya mendorong penuh penegakan hukum di wilayah hukum Polres Sibolga.

“Kami Mahasiswa Kelompok Cipayung berada di tengah-tengah mengawal kasus ini, tidak ada yang bisa bermain main dalam hal ini, dan harus dibuka ke publik demi masyarakat Kota Sibolga,” ujarnya.

Sementara itu, ada 8 poin penting pernyataan sikap kelompok Cipayung yang disampaikan oleh ketua GMNI Sibolga Aloisius Ifan Gulo.

Diantaranya, Kelompok Cipayung Kota Sibolga menegaskan mendukung Polres Sibolga untuk menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi perjalanan Dinas DPRD Kota Sibolga tahun anggaran 2017.

Cipayung Kota Sibolga tidak menginginkan dugaan kasus ini dianggap publik sebagai kasus politik semata, padahal jelas dalam persoalan ini kuat dugaan ada terjadi Kasus Tindak Pidana Korupsi.

Kemudian, meminta Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, untuk tidak terintervensi dari pihak manapun, karena aspek keadilan lebih diutamakan dalam penegakan hukum.

Cipayung Kota Sibolga siap menjadi garda terdepan mengawal Polres Sibolga.

Lanjutnya, meminta Polres Sibolga untuk mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi perjalanan dinas Anggota DPRD Sibolga, menaikkan status pemeriksaan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan jika terbukti jangan ragu untuk menetapkan tersangkanya.

Meminta Kapolres Sibolga mengumumkan kepada Publik untuk status tersebut, agar tidak menjadi informasi yang ambigu ditengah tengah masyarakat.

Selain itu, Kelompok Cipayung juga tidak akan diam dan akan selalu menjadi control sosial dalam penegakan hukum yang ada di kota Sibolga khususnya, hukum tidak boleh takut kepada politik, meski hukum adalah produk politik tetapi hukum tetaplah hukum, harus ditegakkan setegak-tegaknya tanpa tebang pilih, tidak ada tempat bagi koruptor di Kota Sibolga.

Dan yang terakhir, dukungan tersebut mereka berikan demi tegaknya supremasi hukum di negeri ini, secara khusus di wilayah hukum Polres Sibolga.

Diakhir pernyataanya, Arwanto Laoly di dampingi ketua HMI dan Ketua GMNI itu, akan melanjutkan pernyataan sikap tersebut untuk diserahkan ke Polres Sibolga.

“Kita akan menyerahkan langsung salinan pernyataan sikap kami ini, kepada Kapolres Sibolga, sehingga masyarakat dapat mengetahui apa sebenarnya yang terjadi, dan kasus ini tidak menjadi ambigu,” pungkasnya. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *