SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB
Puluhan warga mendatangi kantor Kelurahan Pasar Belakang, kota Sibolga guna menyampaikan protes kepada Lurah Pasar Belakang, Senin (13/07) pagi.
Aksi ini merupakan simpatisan warga untuk meminta kepada lurah agar membersihkan nama baik kampung Pulo Rembang, Kelurah Pasar Belakang.
“Kami selaku warga Kelurah Pasar Belakang meminta kepada Lurah, agar membersihkan nama Kampung ini. Kampung kami ini bukan kampung Covid-19, kami meminta kepada Lurah Pasar belakang dan Dinas Kesehatan agar jangan asal menyebut warga yang sakit itu terkena Covid -19,” ujar Elizon Pasaribu warga Pasar belakang.
Dalam aksi tersebut warga meminta, agar Pemeritah mengganti Lurah Pasar Belakang di karnakan tidak bisa menjaga nama baik kampung ini. Sebagai Lurah harusnya mengayomi masyarakat.
“Kepada Kepala Dinas Kesehatan, agar jangan asal menuduh warga kami terkena Covid -19. Kami warga pasar belakang tidak setuju mobil ambulan kesehatan masuk kekampung kami, jangan setiap ada warga yang demam di bilang Covid -19,” sebutnya
Senada juga disampaikan, Sahrul warga Pasar Belakang dia merasa heran. Baru sampai dari Medan tiga hari yang lalu, langsung dibilang Covid -19. Sementara saya belum ada melakukan tes darah dengan pihak Dinas Kesehatan.
“Saya terkejut, tiba-tiba langsung mau di jemput petugas Covid-19 dengan menggunakan Ambulan,” ucapnya
Amatan dilapangan, beruntung aksi warga yang sempat marah itu bisa di redam personil Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Pasar belakang bersama dengan Kabag OPS Polres Sibolga. (suk)






