TAPTENG NEWS – JAM 17.00 WIB
Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) dalam memberikan perlindungan sosial terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di dinilai masih belum jelas sasarannya.
Muhappa Muslim, warga Desa Pasar Sorkam, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima bantuan baik itu PKH, BPNT, Bantuan Sosial Tunai (BST) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa.
“Setau saya dengan dikucurkannya berbagai jenis bantuan tersebut oleh pemerintah adalah berdasarkan situasi dan kondisi pada saat pandemi Covid-19 ini, tujuannya adalah untuk meringankan sedikit beban keluarga saat ini,” ucap Muhappa, Sabtu (25/07).
Kemudian kata dia, apakah wajar warga seumur dirinya itu tidak layak menerima BLT dari dana desa, sementara ada beberapa warga yang umur nya masih muda serta baru berumah tangga ternyata terdaftar sebagai penerima BLT.
“Maka dalam hal ini saya meminta kepada pemerintah agar penyaluran BLT tersebut tepat pada sasarannya, sebaliknya jangan memandang karena warga sipenerima BLT itu itu ada hubungan famili atau ada hubungan dekat,” ungkapnya. (zul)






