Pasangan Abadi Saat Bersilaturrahmi Dengan Warga Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga SIBOLGA NEWS – JAM 13.30 WIB
Isu mengenai pelaku ataupun pengusaha ilegal fishing seperti kapal pukat ikan ataupun pukat trawl semakin memanas di Kota Sibolga.
Apalagi, isu tersebut digadang-gadang kan menjadi trending topic menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Sibolga Tahun 2020.
Tentunya, hal tersebut dianggap menjadi sesuatu yang dapat memperburuk suasana Pilkada Damai Tahun ini.
Menanggapi hal itu, Bahdin Nur Tanjung menampik isu yang beredar di masyarakat yang mengatakan kalau Paslon Abadi menang, Pukat Ikan ataupun pukat Trawl akan ditutup di Sibolga.
“Itu tidak benar, tidak pernah kami katakan, namun PI itu akan kita besarkan, kita buka peluangnya untuk bisa melaut yang lebih jauh lagi, tapi untuk daerah zona itu akan kita atur nanti supaya semua masyarakat dapat rejeki, semuanya sejahtera, yang kapal besar kita buat bisa mengambil ikan di laut lepas melawan pencuri-pencuri ikan yang dari Vietnam, Thailand, dan yang lain-lainnya,” ungkap Bahdin.
Malahan lanjut Bahdin, apa yang dibutuhkan oleh kapal PI tersebut akan mereka bantu nantinya. Karena bagaimanapun juga, kata Bahdin, para nelayan PI adalah saudara bagi dirinya.
“Jika mereka sejahtera, maka masyarakat Pasar Belakang juga akan sejahtera dan semua masyarakat Kota Sibolga akan sejahtera. Bahdin-Edi hadir untuk kesejahteraan bersama, tidak ada tutup menutup. Itulah yang menjadi tujuan kami, agar semua masyarakat semakin sejahtera dan semakin unggul,” tuturnya. (ful)
Tidak ada komentar