Foto Ilustrasi Kupon Judi Togel/Kim/Sidney TAPTENG NEWS – JAM 15.00 WI
Bagi jajaran Polri, segala bentuk perjudian menjadi salah satu kejahatan yang wajib diberantas. Pasalnya, disamping memicu kemiskinan, judi juga dinilai menjadi penyebab meningkatnya tindak kriminal.
Meski Polisi terus melakukan pemberantasan secara masif, namun praktik judi ini masih saja muncul dan berkembang.
Jenis perjudian yang kini masih eksis kerap ditemui ditengah masyarakat, diantaranya, Toto Gelap (Togel), Kim dan judi Sidney.
Tak hanya Kepolisian, Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani juga telah menegaskan akan memberantas perjudian, narkoba dan tempat-tempat maksiat di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Namun hal itu sepertinya tidak digubris oleh oknum-oknum nakal yang tetap menjalankan bisnis haramnya.
Hal ini pula yang kini membuat masyarakat yang bermukim di sekitar komplek Yayayan SMA N 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, resah.
Penyebabnya dikarenakan merajalelanya judi jenis Sidney di sekitar lokasi tersebut. Agak sulit terendus aparat, karena si Bandar dalam menjalankan bisnis haramnya cukup licik.
Tak hanya pemasangan secara langsung, modus operandinya dilakukan pemain dan penulis juga menggunakan sistem SMS.
Merasa aman, praktik judi ini pun semakin berani. Sang bandar lewat kaki tangannya kini tidak segan-segan lagi menggunakan bukti kupon kertas yang diberikan para agen penulis kepada pembeli.
Meski sudah ada anjuran pemerintah hingga pemberantasan, namun tetap saja judi Sidney ini tumbuh dan berkembang.
Wajar saja, informasi yang dihimpun, bandar disebut-sebut dikelola oleh oknum aparat, sehingga animo masyarakat pun atas judi ini semakin meningkat.
Hal ini terlihat ketika wartawan mengintai dan menyambangi lokasi yang diduga rumah sekaligus warung yang selama ini menjadi sarang judi Sidney tersebut.
Pantauan di lapangan, sejumlah warga lokal dari berbagai latar belakang terlihat mendatangi rumah penulis dibawah naungan kedua pengelola judi tersebut.
Mereka antusias memasang nomor yang menurutnya dapat membawa kemenangan.
Tak heran, meskipun sering dihadapkan dengan hukum, bisnis judi ini tetap eksis.
Bahkan mereka sudah biasa menghadapi aparat hukum dan lolos dari jeratan hukum.
Saat wartawan bertanya kepada salah seorang pengunjung yang berada di lokasi itu mengungkapkan, bahwa tempat tersebut aman dan bahkan ketika tempat tersebut dirazia, aman-aman saja.
“Kemarin ada yang datang oknum aparat dari salah satu instansi, datang yang punya bilang, jangan ganggu tempat ini,” kata sumber (pengunjung) tersebut, Kamis siang (4/3).
Dengan demikian, diharapkan kiranya aparat penegak hukum Polres Tapanuli Tengah dapat segera menindaklanjutinya. (Tim)
Tidak ada komentar