Mafia BBM di Sibolga Kian Merajalela, Sebagian Pemain Oknum Aparat

Sibolga3471 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB

Mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar kian merajalela melakukan aksinya di Kota Sibolga, terlihat dibeberapa Tangkahan atau gudang – gudang pembongkaran ikan menjadi salah satu tempat penyimpanan atau penimbunan BBM Solar yang dilakukan oleh oknum para Mafia tersebut.

Hingga saat ini aktifitas para oknum mafia BBM Solar tersebut masih berlangsung bahkan secara terang – terangan, akan tetapi hingga saat ini belum terjamah oleh hukum.

Parahnya lagi, sebahagian para pemain atau oknum mafia adalah oknum aparat berdinas Hijau dari berbagai Institusi.

Menurut salah seorang warga yang enggan namanya dituliskan, Jumat (4/8/2023) menanggapi aksi mafia BBM jenis Solar bersibsidi tersebut kita meminta kepada pihak – pihak terkait seperti TNI dan Polri bahkan Pertamina agar melakukan cek dan ricek atau turun kelokasi.

“Iya, seharusnya TNI dan Polri bahkan Pertamina segera bertindak dan meninjau lokasi agar mengetahui langsung fakta yang sebenarnya,” katanya menambahkan kalau bisa tangkap para oknum – oknum mafia BBM jenis Solar tersebut

Menurutnya, BBM jenis Solar bersubsidi ini diambil dengan cara mengepul dari setiap SPBU dengan menggunakan Mobil Dump Truk bahkan Mobil L-300 yang telah dilengkapi drum atau Baby Tank ukuran 1000 liter didalamnya.

“BBM jenis Solar bersubsidi ini diambil oleh para oknum mafia dengan cara mengepul dari setiap SPBU menggunakan Dump Truk dan L-300, lalu dikumpul atau ditimbun sebuah gudang yang telah disediakan, selanjutnya akan diperjual belikan kepada para pengusaha kapal yang berukuran besar,” jelasnya dan meminta kepada pihak dinas kelautan dan Perikanan atau PPN Sibolga untuk memeriksa BBM jenis Solar setiap kapal besar yang hendak berangkat ke laut

Pantauan News24jam.com di lokasi, para oknum mafia ini menjadikan Gudang atau Tangkahan menjadi tempat penimbunan BBM jenis Solar bersubsidi. Terlihat masih ada para oknum pengusaha kapal yang membeli BBM jenis Solar illegal dari para mafia. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *