Sekeluarga Parlapo Dianiyaya Satpol PP, DPW Topan RI Minta Polres Serius Tangani Kasus

oleh -945 views

TAPTENG NEWS – JAM 14.30 WIB

Kepada Polres Kabupaten Tapanuli Tengah diharapkan agar benar – benar serius menangani kasus penganiyayaan yang terjadi kepada David Butarbutar dan kedua anaknya di Jalan AR Surbakti di Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (28/11) yang lalu yang dilakukan oleh puluhan oknum Satpol PP Tapteng

“Jadi untuk itu kiranya kasus ini jangan dianggap remeh oleh pihak penegak hukum Polres Tapteng,” ucap Charles Pardede Kordinator DPW TOPAN RI Tapanuli Raya Dan Nias ketika dikonfirmasi Tapanuli News 24 Jam, Jumat (7/12) di Polres Tapteng

Baca Juga :  Marganti Manullang Dikukuhkan Jadi Ketua DPD NasDem Humbahas

Dirinya menjelaskan, karna sejauh yang kita ketahui. Sudah banyak yang menjadi korban penganiyayaan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Tapteng, diantara lainnya David Butarbutar dan kedua anaknya, Bego Sikumbang, dan termasuk juga seperti kasus – kasus yang lainya seperti kematian Martin Tamba yang baru – baru ini yang masih bestatus anak sekolah. “Jadi untuk itu kiranya Polres Tapteng harus seriuslah menangani kasus tersebut,” ujarnya

Lanjutnya, kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) bilamana benar terbukti bersalah, Bupati Tapteng Bahtiar Ahmad Sibarani itu jangan melakukan pembiaran terhadap pelaku – pelaku yang menganiyayai masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Bupati Tapteng juga harus tegas dan mencopot itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapteng Jontriman Sitinjak,” sebutnya

Baca Juga :  Hingga Hari Ke Enam, Pencarian Randu Belum Membuahkan Hasil

Disingung mengenai permintaan maaf yang dilontarkan oleh Bupati Tapteng kepada keluarga korban, Charles menjelaskan arti kata minta maaf itu sah – sah saja. Akan tetapi tindakan hukum itu harus berjalan sesuai dengan prosedur

“Jangan hanya minta maaf, kita pukuli orang lantas kita minta maaf. Siapa sih yang mau menerima begitu, minta maaf oke, tapi kasusnya harus ditindak lanjuti,” ungkapnya seraya menambahkan Polres Tapteng harus menyelesaikan kasus ini secara tuntas, agar dapat di sidangkan di Pengadilan Negeri Sibolga. (hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *