Diperempat Final China Open 2019, Langkah Owi/Winny Terhenti

oleh -143 views

Jakarta News – Langkah ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, terhenti di perempat final China Open setelah dikandaskan pasangan China, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Bertanding di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Jumat (20/9/2019), Tontowi/Winny kalah lewat dua gim langsung, 24-22, 21-17. Pertandingan tersebut dilalui Tontowi/Winny dengan druasi waktu 38 menit.

Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping harus susah payah mengakhiri gim pertama. Perolehan angka ketat ketika kedudukan 20-20. Pada akhirnya, perolehan angka Tontowi/Winny tertahan di angka 22 dan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping memenangi gim pertama dengan skor 24-22. Pada gim kedua, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping terlebih dulu membuka angka. Tontowi/Winny sempat tertinggal 3-4 dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 7-3.

Pasangan China kemudian sukses menyamakan kedudukan menjadi 10-10 dan unggul 11-10 pada paruh awal. Memasuki interval, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping terus melaju dan menjauh 13-10. Hingga pada akhirnya, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping mengakhiri gim kedua dengan skor 21-17. Tontowi/Winny gagal melaju ke semifinal china open 2019.

Pada babak semifinal, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping akan bertemu dengan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Tontowi/Winny sempat tertinggal 3-4 dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 7-3. Pasangan China kemudian sukses menyamakan kedudukan menjadi 10-10 dan unggul 11-10 pada paruh gim tersebut. Baca juga: Hasil China Open 2019, Anthony Ginting Lolos ke Perempat Final Setelah interval, Wang/Huang terus melaju dan menjauh 13-10 hingga akhirnya menang dengan skor 21-17.

Pada babak semifinal, Sabtu (21/9), Wang/Huang akan bertemu dengan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Unggulan keempat itu lolos setelah menyingkirkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Tersingkirnya Tontowi/Winny membuat Indonesia tak lagi mempunyai wakil ganda campuran dalam turnamen level Super 1.000 ini. Meski demikian, ada harapan bagi Indonesia meraih gelar karena masih ada tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu serta tiga ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fafjar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *