SIBOLGA NEWS – JAM 12.00 WIB
Terkait adanya pemberitaan mengenai Proyek KOTAKU (Kota Tanpa Permukiman Kumuh) yang ada di Jalan Sibolga – Barus (Banjar Dolok) Lingkungan III, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, kota Sibolga dengan biaya Rp. 272.489.000 diduga terkesan asal jadi
Insan Kamil Kordinator Kota (Korkot) Program Kotaku ketika dikonfirmasi, Kamis (26/9) mengatakan pihak Satker dari Dinas PKPLH Sibolga sudah pergi meninjau kesana dan sudah kita suruh bongkar dan diperbaikki
“Kami dari Korkot sudah menyuruh Tim kesana untuk memeriksa dan membongkar bangunan tersebut, karna kami menilai bahwa pekerjaan itu tidak sesuai,” katanya
Sebelumnya, Proyek KOTAKU (Kota Tanpa Permukiman Kumuh) yang ada di Jalan Sibolga – Barus (Banjar Dolok) Lingkungan III, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara diduga terkesan asal jadi atau pengerjaannya hanya setengah – setengah hati.
Proyek KOTAKU bersumber dari APBN tahun anggaran 2019 ini terkesan pengerjaannya kurang ada pengawasan dari dinas Satuan Kerja (Kasatker) Dinas PKPLH kota Sibolga
Hal itu diungkapkan Ketua Tim investigasi LSM VOSY Fernandes Hutabarat didampingi Sekretaris DPD LSM KITA PD Kota Sibolga Jekson Silaban, Senin (23/9)
Proyek amburadul di kawasan Kelurahan Sibolga Ilir itu cuma salah satu contoh saja dari beberapa lokasi ketidak beresan pengelolaan program Presiden Jokowi
Pegiat antikorupsi ini menambahkan, proyek terkesan dikerjakan secara asal jadi saja. Pihaknya tak sungkan – sungkan melapor ke penegak hukum jika pengelolaan proyek tersebut terindikasi menyimpang. “Kalau ada penyimpangan, kami pasti memproses hukum Tipikor,” pungkasnya. (hen)






