Sejumlah Kader Mengundurkan Diri dari Partai Golkar Sibolga

Daerah, Sibolga1242 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB

Sejumlah kader Partai Golkar Sibolga mengambil sikap tegas dengan mengundurkan diri dari jabatannya yaitu sebagai Sekretaris AMPG, dan pimpinan kecamatan DPD Partai Golkar Sibolga

Sekretaris AMPG, Arya Wirawan Panjaitan menyampaikan hal ini sudah kami rencanakan jauh – jauh hari sebelumnya, dan ini diawali dari langkah kami pada perhelatan Pilkada diawali dari Tahun 2019. Maka yang kami tekankan disini, bahwa kami kader Golkar Sibolga hari ini menyatakan tidak sejalanan dengan arah politik partai Golkar yaitu yang paling dominan adalah pilihan kami tidak didukung oleh Partai Golkar kota Sibolga,

“Maka dengan ini kami bersama-sama dengan seluruh kader yang hadir hari ini diawali dari pengurus dan pimpinan kecamatan menyatakan sikap tanpa ada tekanan dan paksaan atau apapun itu, kami tekankan bahwa kami hari ini menyatakan sikap tegas mengundurkan diri dari keanggotaan atau pengurus Partai Golkar Sibolga,” kata Arya, Kamis (03/12/2020) di Center Pemenangan JP

Disampaikan Arya, disini kami sampaikan bahwa kami kader Golkar yang berkumpul hari ini tidak ingin atau tidak mau ditekan atau dipaksa untuk memilih calon yang didukung oleh Partai Golkar Sibolga. Karena hati kami sudah satu untuk memilih pasangan nomor urut 01 Jamaluddin Pohan dan Pantas Maruba Lumban Tobing.

“Kita menyakini bahwa sejatinya kader Golkar itu harus mendukung kader Golkar sejati, walaupun beliau sudah mengundurkan diri dari pengurusan Golkar. Kami merasa bahwa program-program yang disampaikan oleh pasangan Jamal-Pantas itu mewakili kepentingan-kepentingan yang ada kami titipkan untuk kepentingan masyarakat kota Sibolga, jadi kami beranggapan hal itu ada pada pasangan Jamal-Pantas,” jelasnya

Senada disampaikan, Razoki Hutagalung dia menyampaikan alasan kami memilih pasangan Jamal-Pantas kembali kepada kepengurusan yang lama. Bahwa Pak Jamal itu adalah Dewan Pertimbangan atau Ketua Wantim DPD Partai Golkar Kota Sibolga sebelumnya.

“Jadi ada kekecewaan kami disitu atas jeripayah pak Jamal sebagai Wantim dalam DPD Partai Golkar kota Sibolga yang lama, dimana letak jasa beliau, dan letak segala sesuatunya diberikan beliau kepada DPD Partai Golkar Sibolga. Sehingga keputusan tidak sama beliau, namun kepada yang lain. Itu lah menjadi salah satu dasar kekecewaan kami kepada DPP Pusat Partai Golkar,” ungkapnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *