oleh

Vaksin Massal di SMK N 1 Sidikalang, Hari Pertama 600 Siswa Terima Vaksinasi

DAIRI NEWS – JAM 10.00 WIB

Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas terus didegungkan pemerintah pusat dan daerah. Salah satu syarat PTM adalah para guru dan tata usaha bahkan siswa telah menerima vaksinasi serta kesiapan sarana prasarana pendukung sekolah.

Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 1 (SMKN-1) Sidikalang, melaksanakan vaksinasi massal kepada 1.270 siswa secara bertahap.

“Ini hari pertama vaksin missal, sebanyak 600 siswa telah menerima vaksinasi yang dibagi dalam dua gelombang. Dan sisanya besok, Jumat, harus selesai semua,” kata Kepala sekolah SMKN 1 Sidikalang, Paulus Pandiangan Saing, kepada wartawan Kamis(16/09/21) di Batang Beruh, Sidikalang.

Paulus menambahkan tujuan vaksinasi adalah untuk mempercepat kesiapan sekolah menjelang diberlakukannya  PTM terbatas. “Rencana PTM akan di mulai pada 2 Oktober 2021 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :  Pastikan Bebas Narkoba, BNNK Tes Urine Petugas & Napi Lapas Sibolga

Ditambahkannya, seluruh siswa harus sudah menerima vaksinasi agar interaksi pembelajaran di sekolah leluasa walau tetap memberlakukan prokes dengan menerapkan 5 M.

“Gelombang pertama vaksinasi sebanyak 300 siswa dilayani tim medis dari TNI dan gelombang kedua sebanyak 300 siswa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi,” imbuhnya.

Kepala Sekolah yang meraih gelar Cheif Executive Officer (CEO) itu menjelaskan bahwa Tim Pengawas sekolah dari Cabang Dinas Pendidikan Sumut di Kabanjahe telah meninjau atau inspeksi ke sekolah beberapa hari lalu.

Tujuannya adalah menilai kesiapan sekolah, apakah sudah layak melakukan PTM atau tidak. Dan ternyata, dari penilaian mereka SMKN 1 Sidikalang sudah lengkap dan siap dari sarana prasarana prokes.

Baca Juga :  Camat Sibolga Utara Bersama Lurah Jenguk dan Berikan Bantuan Kepada Iksan Marbun

“Hasil tinjauan Cabdis Kabanjahe, sekolah sudah siap melaksanakan PTM terbatas,” katanya.

Sementara Rahmanita Nainggolan dan Aulizar Surbakti siswa Kelas XII mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih mereka telah menerima vaksinasi, agar proses pembelajaran tatap muka segera berlangsung.

Rahmanita menambahkan, vaksin bagi siswa adalah kewajiban agar pembelajaran segera dimulai seperti sedia kala.

“Vaksin wajib bagi kami siswa agar segera sekolah segera dibuka. Selama pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19, kami banyak ketinggalan dalam pemahaman mata pelajaran. Berharap segera PTM dimulai, apalagi kami di kelas XII yang sebentar lagi akan mau ujian semester. Maka ketika diberitahu guru akan ada vaksin massal disekolah, kami siswa sangat senang dan gembira,” ujarnya (Lipsum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed