TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB
Keluarga Besar GP. Ansor Kabupaten Tapanuli Tengah sangat menyesalkan sikap OKP Gerakan Pemuda Islam (GPI) Dan KNPI Tapteng yang begitu cepat menentukan sikap menduga Camat Pinang Sori sebagai pelaku cabul terhadap seorang siswi PKL yang bertugas di kantor Camat Pinang Sori
Selaku ormas kepemudaan tidak sepantasnya langsung menghakimi atau memvonis seseorang itu bersalah tanpa ada bukti yang kuat, jangan hanya mendengar berita-berita atau melihat postingan-postingan di FB lantas dengan mudahnya percaya dengan berita atau postingan tersebut,” ungkap Deny Sanjaya selaku Kasatkorcab Banser Ansor Tapteng didampingi Hamzah Sibagariang dan Khairul Bahri Simatupang selaku Pengurus GP.Ansor Tapteng. Kamis (07/06)
Dikatakannya, selaku Ormas Kepemudaan jangan secepat mangambil keputusan untuk menyalahkan seseorang. Menurut saya selaku kader pemuda harus bersikap profesional dalam mencross check kebenaran nya salah atau benar seseorang itu, bukan bersikap kejam.
Deny juga mengatakan, Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan GP. Ansor adalah organisasi kepemudaan Islam yang tergabung dalam wadah KNPI, dan alangkah baiknya apabila KNPI langsung turun bersilaturrahmi mencek kebenaran berita-berita atau postingan – postingan terhadap Camat Pinang Sori BAH. Manik yang notabene nya adalah Ketua PC GP. Ansor Tapteng, bukan langsung memvonis atau menghakimi.
Maka dari itu kata Deny, jadilah seorang kader pemuda yang bersifat arif dan bijaksana,” tegasnya. (zul)






