SIBOLGA NEWS – Pastikan kinerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Partarlih) berjalan sesuai prosedur saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kota Sibolga melakukan monitoring.
“Pada hari ini kita melaksanakan monitoring pencoklitan di daerah kita ini, seperti hari ini kita ada di Parombunan (Kecamatan Sibolga Selatan, red),” ujar Kordiv Hukum dan Pengawasan KPU Sibolga, Taruli Sipahutar kepada wartawan, Selasa (2/7/2024).
Taruli menuturkan, monitoring yang dilakukan pihaknya itu berlangsung di 4 Kecamatan yang ada di Kota Sibolga dan hingga saat ini kegiatan Coklit yang dilakukan Pantarlih sesuai pemantauan pihaknya tidak ada kendala.
“Kalau pemantauan kami hari ini untuk pencoklitan, semuanya baik dan sampai saat ini belum ada kendala,” kata Taruli.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Sibolga, Salmon Tambunan yang tampak bersama Panwascam Sibolga Selatan beserta PKD yang turut melakukan pengawasan saat itu menyatakan pihaknya akan melakukan pengawasan semaksimal mungkin saat Pantarlih melakukan Coklit.
“Dari Bawaslu kan melakukan pengawasan dilakukan oleh PKD kita dibantu oleh Panwascam. Jadi kalaupun ada tanggapan masyarakat katanya ada Coklit yang tidak diawasi, saya pikir masuk akal juga sebagian ada karena personil kita hanya 17 di Kelurahan (se-Kota Sibolga,red), sedangkan Pantarlih yang sudah dilantik oleh KPU ada 274 Orang, jadi dari segi jumlahkan enggak memadai untuk bisa setiap Pantarlih ada didampingi oleh PKD kita,” sebutnya.
Meski demikian, Salmon memastikan bahwa selain melakukan pengawasan, pihaknya juga akan melakukan Uji Petik untuk mengetahui bahwa warga Sibolga telah benar dilakukan pencoklitan oleh Pantarlih.
“Pada prinsipnya, metode kerja kita dengan KPU berbeda. Walaupun tidak memadai jumlah personil kita, kita akan melakukan namanya Uji Petik, ini nanti kita cek 10 Kepala Keluarga apakah benar Pantarlih sudah ada mencoklit,” ucapnya.
Di lokasi terpisah, Kordiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Sibolga, Asmaruddin Nasution saat melakukan monitoring di Kecamatan Sibolga Utara dan Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga menyatakan bahwa sejak dilantiknya 274 Pantarlih pada 24 Juni lalu, sesuai data yang diterimanya bahwa dari 70.579 DP4 Kota Sibolga kini yang telah tercoklit telah mencapai 25 persen.
“Data DP4 yang diterima KPU itu berjumlah 70.579, sampai hari ini (2/7) yang telah dicoklit berjumlah 17.094 (pemilih, red) artinya sudah sekitar 25 persen,” tuturnya.
Disinggung terkait adanya warga yang masuk dalam DP4 Kota Sibolga namun kini tidak tinggal di Kota Sibolga, Asmaruddin menyatakan bahwa pihaknya meminta agar Pantarlih tetap mengupayakan melakukan Coklit kepada warga tersebut.
“Kita sampaikan kepada Pantarlih agar itu didatangi terus sampai tanggal 24 (Juli, red), apabila sampai tanggal 24 tidak ditemukan itu disesuaikan aja, karena kita tidak bisa me-TMS kan pemilih tersebut,” pungkasnya. (rizki)










