SIBOLGA NEWS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sibolga gelar sosialisasi pengawasan pemilihan dan peluncuran pemetaan kerawanan pemilihan serentak 2024, Senin (30/9/2024) di Aula Cafe 88 Sibolga.
Komisioner Bawaslu Sibolga Herfisani Hutagalung mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan kerawan berdasarkan tahapan di 4 Kecamatan yang ada di Kota Sibolga.
“Kerawanan pertahapan dan dimensi di masa kampanye di Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga Utara, Sibolga Sambas, Sibolga Kota berstatus sedang,” ujar Herfisani.
Pada masa tahapan pemungutan dan penghitungan surat suara kerawanan pada tahapan tersebut, di Kecamatan Sibolga Kota tingkat kerawanannya rendah.
“Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga Utara berstatus tinggi dan Sibolga Sambas berstatus sedang,” tutur Herfisani.
Untuk itu, lanjut Herfisani, pemetaan kerawanan ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat dalam Pilkada serentak 2024 di Kota Sibolga.
“Dengan fokus pada pencegahan praktik politik uang, pengawasan netralitas ASN, dan peningkatan pemahaman penyelenggara terhadap prosedur pemilihan,” ucapnya.
Wali Kota Sibolga diwakili Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, Haslan Efendi dalam sambutannya meyakini bahwa seluruh undangan yang hadir maupun masyarakat luas berkeinginan Pilkada Kota Sibolga tahun 2024 berlangsung kondusif.
“Tentu ini bisa terwujud bila kita semua betanggung jawab. Harapan kita pemilihan ini sesuai dengan peraturan dan perundangan undangan, komitmen kita bersama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan berintegritas,” kata Haslan.
Sementara, Kapolres Sibolga diwakili Wakapolres Sibolga, Kompol Diarma Munthe dalam sambutannya menyampaikan bahwa bila melihat situasi saat ini seluruh tahapan Pilkada dilakukan transparan sehingga menurutnya peluang untuk berlaku curang sangat kecil.
“Dimulai semua tahapan sudah dibuka semua kepada masyarakat luas, sehingga sudah kecil kemungkinan berbuat tidak benar atau curang,” sebut Diarma.
Diarma menuturkan, bahwa pihaknya saat ini terus melakukan upaya pengajakan dan menggalang elemen masyarakat mendeklarasikan untuk mewujudkan Pilkda Sibolga yang damai dan sejuk.
“Kita perkecil hal – hal yang bisa memancing komflik sosial, saya yakin apabila kita bersama kita bisa mewujudkan Pilkda yang damai sehingga perekonomian kita tidak terganggu dan proses yang lain bisa tetap berjalan dengan lancar,” harapnya. (rizki)






