Lapo Tuak Jajakan Wanita Penghibur Disoal, Kasatpol PP Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan

oleh -1.699 views
Konfirmasi wartawan Tapanuli News 24 Jam lewat Chat WhatsApp pribadi Kasatpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak 

TAPTENG NEWS – JAM 11.00 WIB

Terkait pemberitaan Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah yang di komandoi Jontriman Sitinjak dinilai tidak bernyali atau tidak berani menutup cafe berkedok lapo tuak yang menyediakan wanita malam milik Giot Panggabean yang ada di Rindu Alam 1, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Jontriman Sitinjak Kasatpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah ketika dikonfirmasi wartawan Tapanuli News 24 Jam lewat WhatsApp pribadinya, Rabu (3/7) menanyakan pagi pak Kasat, gimana tindak lanjut lapo tuak yang menyediakan pelayan pak. Apa langkah bapak sebagai penegak Perda, mohon konfirmasinya.

Saat disayangkan chat lewat WhatsApp yang dilayangkan oleh wartawan Tapanuli News 24 Jam tersebut tidak ada balasan dari Kasatpol PP Tapteng tersebut, padahal chat itu terlihat sudah terkirim bertanda centang biru dan sudah dibaca. Sepertinya Kasatpol PP Tapteng ini terlihat bungkam dan tidak mau membalas.

Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah yang di komandoi Jontriman Sitinjak dinilai tidak bernyali atau tidak berani menutup cafe berkedok lapo tuak yang menyediakan wanita malam milik Giot Panggabean yang ada di Rindu Alam 1, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sabtu (28/6)

Masyarakat meminta Satpol PP Tapteng jangan tebang pilih dalam melakukan penindakan peraturan daerah (Perda) dalam menangani penyakit masyarakat, terbukti hingga sampai saat ini Cafe berkedok lapo tuak yang menyediakan wanita – wanita malam milik Giot Panggabean masih bebas buka dengan melenggang

Padahal Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani sudah meminta kepada Satpol PP Tapteng harus memberantas selain penyakit masyarakat sekaligus minuman keras (Miras). Akan tetapi permintaan orang nomor satu di Kabupaten Tapanuli Tengah itu tidak dihiraukan oleh pemilik Cafe berkedok lapo tuak yang menyediakan wanita malam yang ada di Rindu Alam 1, Tapteng

“Satpol PP Tapteng hampir tiap malam terus memantau pak kemari, kadang mau sampai pagi di jalan baru ini. Tetapi entah mana yang dipantau, malah cafe berkedok lapo tuak milik Giot Panggabean sepertinya luput dan pantauan dan penjagaan,” kata masyarakat sekitar yang enggan namanya dituliskan

Dia katakan, Satpol PP Tapteng hanya sekedar foto – foto habis itu pergi. Padahal Cafe yang bermoduskan lapo tuak milik Giot Panggabean ini, sudah tau jadwal dari pada kedatangan Satpol PP datang kelokasi untuk foto – foto. Setelah itu Giot Panggabean pemilik Cafe berkedok lapo tuak ini langsung mengelurkan wanita – wanita penghiburnya untuk menemani lelaki hidung belang

“Itu lah setiap hari permainan yang dilakukan oleh pemilik cafe berkedok lapo tuak tersebut, disaat Satpol PP setelah selesai foto – foto lalu pergi. Wanita – Wanita penghibur ini baru bermunculan,” sebutnya seraya menambahkan kalau Satpol PP Tapteng selama ini telah dikelabui pemilik Cafe yang berkedok lapo tuak atas nama Giot Panggabean.

Menurut informasi kedatangan Satpol PP Tapteng yang hendak datang ke Rindu Alam 1 kadang bocor dan sampe kepemilik Cafe bermoduskan lapo tuak milik Giot Panggabean. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *