SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB
Terkait adanya penangkapan yang diduga Bandar Narkoba di Jalan SM Raja Sibolga, Kamis (18/7) kemarin, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori menyampaikan dirinya tidak ada menyudutkan Lapas Sibolga. Namun dirinya hanya menyampaikan pernyataan dari sipelaku berinisial DS yang juga salah seorang tetangganya.
Jamil menyebut bahwasanya pelaku sudah dianggap sebagai saudara sendiri, sebab waktu itu pelaku sedang sakit di Lapas pernah diurus ke RSU Pandan (Tapteng) bersama ibunya.
“Saat penggeledahan dirumah pelaku, saya bertanya sama dia (DS red) narkoba ini dari mana di dapat? Pelaku menjawab barang tersebut didapat dari dalam Lapas Sibolga, ucapan yang disampaikan pelaku itu langsung didengar dan saksikan pejabat yang berkompenten di Sibolga. Sampe berkali – kali saya tanya pelaku dengan pertanyaan yang sama, jawabnya tetap kalau barang tersebut didapat dari Lapas Sibolga,” sebut Jamil. Jumat (19/7)
Lanjutnya, tidak berapa lama lalu saya keluar dari dalam rumah pelaku. Lalu beberapa awak media datang dan bertanya menanyakan kejadian didalam rumah tersebut.
“Saya sampaikan bahwa sedang ada penggeledahan Kasus Narkoba, kemudian wartawan bertanya, darimana barangnya? Saya jelaskan sesuai pengakuan pelaku kalau barang diambil dari Lapas Sibolga,” sebutnya seraya menambahkan apa salah saya cobak, inikan pengakuan dari tersangka yang saya sampaikan pada rekan wartawan
Diceritakannya, dulu sahabat saya pernah meninggal di Lapas Sibolga pada tahun 2018 lalu karena terkena overdosis, pernyataan itu langsung disampaikan oleh petinggi Lapas Sibolga kepada saya.
“Lantas persoalannya, saya sebagai Wakil Rakyat biarkan begitu saja terkait peredaran Narkoba di kota Sibolga ini, tentu tidak. Sebab yang di Lapas yang dibina sekarang ini adalah sebagian anggota saya, kemarin pernah ada seorang mantan Narapidana yang sudah keluar (bebas) dengan mengatakan bahwa di dalam Lapas Sibolga peredaran Narkoba itu parah,” katanya seraya menambahkan akan menyiapkan bukti – bukti dan data – data serta para saksi – saksi.
Tambahnya, saya juga sudah berkordinasi dengan Bupati Tapteng dengan menyatakan siap untuk memerangi yang namanya peredaran narkoba dikota Sibolga dan Tapteng. Dan saya sebagai Ketua Lembaga Anti Narkoba Sibolga – Tapteng.
“Saya ingin kita selesaikan semuanya dengan memerangi narkoba yang ada dikota Sibolga maupun Tapanuli Tengah. Dan kita dari DPRD Kota Sibolga juga mendorong dan mendukung pihak kepolisian Sibolga dan Tapteng untuk memberantas Narkoba,” pungkasnya. (riz)






