Gunakan Benih Padi Gogo, Hasil Panen Poktan di Sorkam Tapteng Memuaskan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Feb 2020 07:42 1 news24jam

TAPTENG NEWS – JAM 14.00 WIB

Hasil panen sejumlah kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang musim tanam ini menggunakan benih padi gogo varietas Situbagendit cukup memuaskan.

Benih padi bantuan pemerintah yang dibagikan dalam jumlah terbatas kepada poktan itu ternyata cocok ditanami dihamparan persawahan Kecamatan Sorkam yang umumnya kondisinya tadah hujan.

Kelompok tani Makmur Kelurahan Pargarutan yang pada musim tanam ini menggunakan benih padi gogo masing-masing sebanyak 10 kilogram (kg) dan ditanami dilahan seluas seperempat hektar (1/4 Ha) mendapatkan hasil panen sebanyak kurang lebih 1 hingga 1,2 ton.

Ketua kelompok tani Makmur, Kelurahan Pargarutan, Jhon Manalu kepada wartawan, pada Kamis (27/2) mengungkapkan, benih padi tersebut lebih tahan terhadap hama penyakit jika dibandingkan dengan benih padi lainnya. Seperti, Siherang dan Infari atau Mikongga yang selama ini biasa mereka gunakan.

“Kami akan menggunakan turunan benih padi gogo tersebut pada musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Selain itu, pada musim tanam ini, sebanyak 185 hektar lahan persawahan tadah hujan dikecamatan Sorkam ditanami benih padi gogo guna meningkatkan produktivitas petani yang selama ini kerab mengalami gagal panen karena masalah kekeringan lahan.

Benih padi tersebut merupakan benih padi unggul yang mudah perawatannya dan sudah bisa dipanen setelah 110 hingga 120 hari setelah tanam.

“Budidaya padi gogo merupakan solusi bagi petani khususnya yang kondisi lahan persawahannya tadah hujan karena petani bisa tetap berproduksi maksimal walau lahannya mengalami kekeringan,” katanya.

Ditambahkannya, pada musim tanam ini hama yang dominan menyerang tanaman padi dikelurahan Pargarutan adalah hama Tikus. Sedangkan hama penyakit lainnya seperti Walang sangit, Tugro dan hama putih tidak terlalu menyerang karena bisa dikendalikan petani.

Melansir dari situs Litbang pertanian, Varietas Situ Bagendit merupakan varietas yang tahan terhadap penyakit blas, penyakit hawar daun, dan juga penyakit tungro.

Varietas ini memiliki bentuk biji ramping, warna gabah kuning bersih, dengan bobot 1000 butir adalah 27,5 gram. Varietas ini mempunyai anakan produktif 12 – 13 batang/rumpun. (ful)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA